Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jualan Sepi Dedi Alih Profesi Jadi Copet

Berdalih terdesak kebutuhan biaya sekolah anak, Dedi Irawan (38), pedagang buah-buahan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Berdalih terdesak kebutuhan biaya sekolah anak, Dedi Irawan (38), pedagang buah-buahan, nekat mencopet di dalam angkutan umum. Dedi pun harus berurusan dengan polisi. Kaki kirinya ditembak polisi karena menurut polisi ia berusaha kabur ketika ditangkap.

"Aku mencopet karena jualan buah lagi sepi, aku jualan buah di daerah OI. Terus anak aku lagi butuh biaya untuk masuk sekolah SMP dan SD," ujar Dedi kepada Sripoku.com, di Polresta Palembang, Minggu (20/5/2012).

Dedi ditangkap petugas Unit Ranmor pimpinan Kasubnit Aiptu Saliman, di kawasan Jl Jenderal Sudirman dekat Jembatan Pusri, Sabtu (19/5/2012). Ketika itu, Dedi kepergok petugas usai beraksi mencopet HP merek Samsung, milik Anastasi (23), penumpang angkutan jurusan Perumnas-Ampera.

"Memang aku sudah dua kali mencopet. Aku mencopet sendirian, tidak pernah dengan kawan. Aku menyesal karena ingat sama istri dan tiga anak aku di rumah," ujar Dedi yang tercatat sebagai warga Jl Psi Lautan Lrg Budiman RT 22 RW 05 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto mengatakan, tersangka Dedi merupakan spesialis pencopet yang sering beraksi di dalam angkutan umum.

Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik dan perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas