Refleksi Enam Tahun Gempa Yogyakarta
Tepat enam tahun lalu, wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah merasakan guncangan hebat saat terjadi gempa bumi dengan kekuatan mencapai
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Tepat enam tahun lalu, wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah merasakan guncangan hebat saat terjadi gempa bumi dengan kekuatan mencapai 5,9 pada skala richter (SR).
Sabtu, 27 Mei 2006 sekitar pukul 05.55 WIB, ketika sebagian besar masyarakat hendak bersiap memulai aktivitas, tiba-tiba dikejutkan oleh guncangan yang seketika memporak-porandakan isi Kota Yogyakarta, Bantul dan sebagian wilayah Sleman serta beberapa daerah di Jawa Tengah Selatan.
Hampir semua orang terkecoh, jika gempa bumi yang terjadi saat itu adalah akibat Gunung Merapi yang sedang mengalami peningkatan aktivitas. Terlebih gempa tersebut terjadi berbarengan dengan munculnya asap tebal dari Puncak Merapi.
Gempa yang berlangsung selama 57 detik ini, secara umum berpusat di 25 kilometer selatan-barat daya Yogyakarta pada kedalaman 11,3 kilometer.
Sebagai penanda peristiwa tersebut, Gerakan Jogja Bangkit Bersama bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, mengadakan peringatan enam tahun gempa bumi 2006. Rangkaian kegiatan yang dimulai pada Sabtu (26/5/2012) dan Minggu (27/5/2012) ini dipusatkan di Alun Alun Selatan Yogyakarta.
Panitia peringatan gempa bumi 2006, Arman Nur Effendi menjelaskan, peringatan ini akan mengundang sebanyak mungkin pemangku kepentingan yang selama ini banyak bersentuhan dengan penanganan bencana. Juga dimaksudkan sebagai media promosi penanganan resiko bencana.
"Diharapkan, kita mampu meningkatkan kepedulian dan komitmen untuk membangun kemampuan serta kesigapan seluruh masyarakat," jelas Arman.
Baca juga: