Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usulan Kaltara dan Kota Sebatik jadi Perhatian Mendagri

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Minggu (27/5/2012) berjanji akan memberikan perhatian terhadap usulan pembentukan Provinsi Kalimantan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN- Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Minggu (27/5/2012) berjanji akan memberikan perhatian terhadap usulan pembentukan Provinsi Kalimantan Utara dan Kota Sebatik.

Hal ini ditegaskan Ketua Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ini saat menyampaikan sambutan pada Pencanangan Percepatan Pembangunan Perbatasan di Hotel Aniar, Kecamatan Sebatik Timur sore ini. Acara itu juga dihadiri Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Menkokesra Agung Laksono, dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum serta Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Gamawan mengatakan, ada hal-hal yang perlu difokuskan di kawasan perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Timur diantaranya pembentukan Kota Sebatik, agar Indonesia tidak minder dengan Tawau, Malaysia yang jauh lebih maju.

"Niat kita sejajar dengan Tawau," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, kata Mendagri, ada usulan DPR RI untuk memekarkan 19 daerah otonomi baru diantaranya Kaltara dan Kota Sebatik.

"Saya belum bisa menjawab, tetapi Insya Allah saya akan memberikan perhatian, kalau ini akan dibahas bersama dan keputusan akhirnya kesepakatan antara pemerintah dan DPR RI," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika nantinya ia telah ditunjuk Presiden untuk membahas pemekaran dimaksud, paling tidak kehadirannya ke Pulau Sebatik hari ini sudah bisa memberikan gambaran, mengenai perlu atau tidaknya memekarkan Sebatik menjadi kota tersendiri.

"Untuk itulah kami sengaja ke Sebatik, karena ini akan dibicarakan supaya kita bisa mendapatkan gambaran bagaimana kita bisa membangun? Tanpa pemekaran ataukah hanya dengan pemekaran ini bisa disejajarkan dengan Tawau?" ujarnya.

Perlu mempertimbangkan, apakah dari segi luas wilayah, demografis, geografis dan faktor lainnya, wajar dilakukan pemekaran di Sebatik?.

"Seteleh kami saksikan langsung, segera kami tindakjanjuti. Intinya bagaimana daerah ini bisa menjadi lebih baik dimasa akan datang," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas