Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Semoga Rangga Menjadi Korban Terakhir

Ayah Rangga Cipta Nugraha yakni Peltu TNI Aad terlihat tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ayah Rangga Cipta Nugraha yakni Peltu TNI Aad terlihat tak bisa menyembunyikan kesedihannya kala melihat padung tertancap di atas pusara anaknya. Namun, dia tetap bersikap tegar atas nasib yang menimpa anaknya dengan tersenyum sembari menyalami para pelayat, termasuk Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar.

"Sabar, sabar," demikian ucap para pelayat yang memeluk Aad.

Ayah tiri korban, Teguh Rianto (42), ketika ditemui wartawan berharap, ke depan tidak ada lagi korban seperti anaknya ketika menyaksikan pertandingan sepak bola di Indonesia.

"Semoga Rangga menjadi korban terakhir dalam kekerasan suporter," ujarnya di Jalan Raden Edang Suwanda, Terusan Cimuncang, Kabupaten Bandung, Selasa (29/5/2012) sore.

Teguh pun ingin kasus kekerasan yang menimpa anaknya diusut tuntas oleh pihak kepolisian yang berwenang. Bahkan, Teguh mengancam nama suporter yang digunakan oknum pembunuh anaknya dilarang menginjakkan kaki di Kota Bandung. "Sebelum kasus selesai jangan ada The Jakmania menginjakkan kaki di tatar Sunda," ujar Teguh.

Rangga Cipta Nugraha tewas dengan tubuh penuh luka memar dan wajahnya rusak parah akibat benda tajam dan tumpul setelah dikeroyok massa suporter Persija usai pertandingan. Kepalanya luka parah dan wajahnya rusak akibat sayatan benda tajam.

Jenazah Rangga baru diketahui keluarganya pada Senin (28/5/2012) pukul
18.00 WIB setelah mendapat telepon dari pihak RSCM. Kemudian, pihak keluarganya segera menuju Jakarta untuk memastikan jasad Rangga. (tribun jabar/dna/ff)

Rekomendasi Untuk Anda

baca juga:

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas