Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sulaemi Dipukuli 4 Orang Sampai Tewas

Korban meninggal setelah dikeroyok sekelompok orang yang diduga berasal dari desa setempat, di lapangan sepak bola

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL  - Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Korban diketahui bernama Sulaemi (45), warga Dukuh Losari Rt04/RW03, Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Kendal.

Korban meninggal setelah dikeroyok sekelompok orang yang diduga berasal dari desa setempat, di lapangan sepak bola Desa Sumur Wetan, Kamis kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut adik ipar korban, Mujiono (43), sebelum kejadian, Sulaemi tengah duduk santai di kursi lincak (bambu) di depan rumah ayahnya, Sinang (70), di Dukuh Krajan, Desa Sumur Brangsong. Tiba-tiba datang empat orang yang mukanya tertutup sarung. Satu di antaranya kemudian memanggil Sulaemi.

Sulaemi lalu mendatangi orang tersebut. Setelah itu, terjadi percakapan berbuntut perkelahian. "Saat terjadi perkelahian, saya mendatangi mereka dan bertanya persoalannya. Tapi tidak mendapat jawaban, malah saya diancam supaya tidak ikut campur," kata Mujiono, Jumat (8/6/2012).

Setelah itu, Sulaemi dibawa pergi. Tak lama kemudian ia ditemukan meninggal oleh polisi. Sementara anak korban, Riwayati (26), mengaku pembunuhan terjadi karena salah paham.

Menurut Riwayati, Sulaemi dibunuh karena diduga telah melaporkan warga terkait kayu Perhutani yang dijadikan bahan untuk membuat mushola. "Mereka marah dan kemudian membunuh ayah saya secara beramai-ramai," katanya sambil menangis.

Terkait dengan pembunuhan itu, Kepala Urusan Binops Reskrim Polres Kendal, Iptu Abdullah Umar, mengaku masih menyelidiki perkara pembunuhan tersebut. Beberapa saksi, juga masih diperiksa. "Pelakunya masih kami cari," kata Umar singkat. 

Rekomendasi Untuk Anda

baca juga:

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas