Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pejabat Kehutanan Nunukan Dilapor Anak Buah ke Polisi

Sl, salah seorang staf di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Nunukan, Senin (11/6/2012)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Sl, salah seorang staf di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Nunukan, Senin (11/6/2012) melaporkan AM, seorang kepala bidang diinstansi tersebut. Sl melapor ke Mapolres Nunukan dengan ditemani AM karena tak terima perlakuan pimpinannya itu.

Kapolres Nunukan AKBP Achmad Suyadi melalui Paur Subbag Humas Polres Nunukan Aiptu M Karyadi menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat Sahar, salah seorang warga bertemu dengan AM. Sahar mempertanyakan masalahnya dengan Sl. Beberapa waktu lalu, Sl pernah menjanjikan menguruskan surat pernyataan penguasaan tanah (SPPT) pada lahan seluas 10 hektare milik Sahar.

Sl menjanjikan hal itu sejak September lalu namun hingga saat ini belum tuntas. Padahal Sl pernah diserahi uang senilai Rp1.500.000 dari Sahar, dengan harapan tanah miliknya bisa mendapatkan SPPT.
“Setelah SPPT jadi, saya juga kurang tahu mau dikelola jadi apa tanah itu,” ujar Karyadi.

AM kemudian memanggil Sl ke ruangan kerjanya dan dipertemukan dengan Sahar. “Mungkin dari Sl ini dia berbelit-belit, akhirnya pak kabid ini dia merasa emosional hingga akhirnya langsung melakukan pemukulan ke arah anak buahnya itu,” ujarnya.

Sl yang dalam posisi duduk karena sedang ditanyai, menerima delapan kali pukulan menggunakan tangan yakni lima kali  ditengkuk dan tiga kali ditelinga. “Atas perlakuan penganiayaan tersebut, Sl merasa keberatan kemudian sekarang ke Polres untuk ditindaklanjuti dari pihak kepolisian,” ujarnya.

AM mengatakan, dari fakta ternyata selama ini Sl sering diketahui sering meminta uang kepada masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

“Makanya setelah saya pukul, saya yang mengajak dia ke Polres. Kalau mau lapor biar saya yang antar. Jadi dia sudah buat laporan, kemudian sempat divisum juga tadi,” kata AM saat dikonfirmasi, Senin (11/6/2012) sore.
AM mengatakan, sebenarnya sudah banyak masalah yang dibuat Sl. Sebelum kasus hari ini, Sl juga sempat buat masalah lain.

Baca juga:


Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas