Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Syukur dan Rekannya Tak Ditahan Meski Tertangkap Nyabu

Meski tertangkap basah sedang pesta sabu, Wakil Bupati Luwu Sulawesi Selatan, Syukur Bijak dan keenam pelaku ini belum ditetapkan sebagai

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Meski tertangkap basah sedang pesta sabu, Wakil Bupati Luwu Sulawesi Selatan, Syukur Bijak dan keenam pelaku ini belum ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyrakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari, hal ini lantaran polisi masih menunggu hasil pemeriksaan urin dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sulsel.

"SB dan rekannya belum dilakukan penahanan dikarenakan kami masih menunggu tes urine dan tes darah," lanjut Mantan Kapolres Takalar ini.

Chevi menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Dari ketujuh pelaku yang diamankan sudah tiga orang yang mengaku pernah menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

"Tunggu sajalah dari hasil pemeriksaan dan tes urinenya, pasti kami rilis kok," papar Chevy.

Saat Tribun Timur (Tribun Network) menanyakan alasan aparat kepolisian tidak menahan calon Bupati Luwu ini, Chevy mengatakan karena tidak kuatnya bukti.

"Jadi perlu pembuktian yakni tes urine untuk diuji di Puslabfor Polda Sulsel, jadi untuk mengetahui benar tidaknya pelaku menggunakan narkoba jenis sabu-sabu itu perlu tes urine," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini kata Chevy, kasus narkoba Wabup Luwu Syukur Bijak ditangani Kepolisian Polrestabes Makassar.

Bakal Calon Bupati Luwu ini dan keenam rekannya yang ditangkap Sabtu lalu ini saat ini sudah diperiksa, serta sudah dilakukan tes urine dan tes darah.

"Namun hasilnya akan dirilis dua hari kedepan ya," ungkap Chevy. Dari tujuh tersangka, tiga di antaranya sudah diperiksa.

BACA JUGA:

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas