11 Tahun Nurizkia Hanya Bisa Duduk
Ananda Nurizkia Putri (11) warga RT 3 Dusun 3, Desa Lalansembawa Kecamatan Sembawa Banyuasin mengalami lumpuh layu sejak lahir 2002.
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Wartawan Sriwiyaha Post, Saifudin Zuhri
TRIBUNNEWS.COM, PANGKALANBALAI - Ananda Nurizkia Putri (11) warga RT 3 Dusun 3, Desa Lalansembawa Kecamatan Sembawa Banyuasin mengalami lumpuh layu sejak lahir 2002.
Gadis kecil berkulit putih anak dari pasangan Lekijono dan Harmiati ini, hanya bisa duduk dan belum bisa berjalan karena kedua kakinya tidak kuat untuk menobang badannya untuk berdiri.
Berbagai upaya pengobatan alternatif telah dilakukan oleh sang nenek Haryono dan Kasmiran. Sejak kecil, Nurizika tinggal bersama kakek-neneknya. Namun penyakit yang diderita Nurizkia belum kunjung sembuh.
Kasmiran nenek Nurizkia kepada wartawan, Senin (18/6/2012) mengatakan, jika cucunya itu lahir pada tahun 2002 lalu. Pada saat berumur 1,5 tahun, dia menderita demam panas hingga menyebabkan kejang.
"Sejak inilah cucunya menjadi tumbuh tidak normal, keduanya kakinya tidak memiliki kekuatan untuk menopang berat badannya hingga sampai saat ini belum bisa berjalan, “ katanya.
Pada saat di bawah ke Rumah sakit dari hasil diagnosa yang dilakukan Dokter jika cucunya menderita epilepsi. "Sudah kita obati tetapi tidak kunjung sembuh, " katanya.
Karena tidak memiliki biaya yang cukup, terangkan Haryono pengobatan cucunya tersebut, hanya dilakukan melalui pengobatan alternatif.
"Kita berobat ke dukun, tetapi belum juga sembuh, “katanya.
Dengan kondisi ini, dia hanya berharap Pemkab Banyuasin itu, dapat membantu dalam proses pengobatan cucu kesayangannya tersebut.
Baca tanpa iklan