Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengembangan Situs Candi di Malang Terkendala Pemukiman

Pertama ya karena letak candi yang berada di sekitar pemukiman padat penduduk

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM,MALANG – Wilayah Kabupaten Malang memiliki cukup banyak potensi wisata yang diantaranya ialah obyek wisata budaya dan sejarah berupa peninggalan candi.

 Sayangnya, pengelolaan situs-situs sejarah itu belum bisa maksimal. Disamping karena minimnya investor yang mau menjadi sponsor, pengembangan wisata candi juga terkendala letak geografis candi.

Hal ini disebutkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malang, Drg Ratna Nurhayati MSi, Kamis (21/6/2012) setelah hadir dalam Ruwatan Sengkala Bur-Manuk di Candi Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Menurut Ratna, dirinya bisa memahami keinginan budayawan yang menginginkan agar pemerintah memberi lebih banyak perhatian terhadap pengembangan wisata candi yang ada di Kabupaten Malang. Hanya saja, diakuinya pula bahwa pengembangan wisata candi masih terkendala beberapa hal.

“Pertama ya karena letak candi yang berada di sekitar pemukiman padat penduduk. Padahal, ada UU yang menyatakan bahwa pada radius minimal 25 meter dari candi, tidak boleh ada hunian atau bangunan lain. Karena UU itu, jadinya investor masih belum tertarik untuk menjadi sponsor,” ujar Ratna.

Selain karena dua hal tersebut, upaya pengembangan wisata candi juga masih terkendala minimnya anggaran yang dimiliki Disbudpar. Sayangnya, ketika ditanya mengenai berapa banyak anggaran yang dialokasikan Disbudpar, Ratna enggan untuk menjawab secara rinci. “Pokoknya sedikit anggarannya,” ujar Ratna singkat.

Hanya saja, Ratna menegaskan bahwa meski terkendala oleh beberapa faktor itu, Disbudpar Kabupaten Malang tetap akan mempromosikan candi-candi sebagai daya tarik wisata Kabupaten Malang. Salah satu upaya yang sedang dikerjakan ialah dengan membuat jalur wisata dan menetapkan tahun kunjungan wisata Kabupaten Malang pada 2013.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami akan tetap mempromosikan dan mencari-cari anggaran dari pusat, provinsi, serta dari investor untuk pengembangan wisata candi,” tegasnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas