Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kosakata Bahasa Sunda Hilang Setiap Hari

Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda mengakui hampir setiap harinya kosakata bahasa Sunda hilang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andra N Oktaviani

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda mengakui hampir setiap harinya kosakata bahasa Sunda hilang. Perkembangan zaman menjadi salah satu faktornya.

"Sekarang ini hawu sudah berganti menjadi kompor gas. Bayangkan berapa banyak kosakata bahasa Sunda yang berkaitan dengan hawu yang sekarang sudah tidak dipakai lagi seperti suluh, songsong, siduru," kata Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, pada diskusi Sawala "Maluruh Pangajaran Basa Sunda di Kota Bandung" di Grha Kompas-Gramedia, Senin (25/6/2012).

Hal ini yang menjadi salah satu dasar dibuatnya perda tentang bahasa Sunda. "Perda ini juga bukan tanpa tantangan. Banyak sekali malah. Banyak yang bertanya-tanya mengapa bahasa sampai harus diatur dengan perda," ujar Ayi. Jangan sampai, menurutnya, pemerintah disalahkan jika bahasa Sunda hilang.

Baca Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas