Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Jangan Terprovokasi Pembacokan Endang

Kepala Desa Rias Kecamatan Toboali, Slamet Haryadi menegaskan, warga Desa Rias menganggap

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Kepala Desa Rias Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, Slamet Haryadi menegaskan, warga Desa Rias menganggap kasus pembacokan yang terjadi Minggu (24/6/2012) malam di desanya dipicu masalah individu dan murni tindakan kriminal.

Untuk itu ia meminta warganya tidak terprovokasi dan tetap menjaga suasana kondusif di desa.

"Masalah tersebut murni kriminal dan tidak ada unsur SARA, pihak desa sudah mengadakan imbauan agar masyarakt tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga situasi agar aman kondusif," imbuh Slamet, Senin (25/6/2012).

Sebelumnya, Endang (40) warga  SP C Desa Rias kecamatan Toboali tak mampu menahan emosinya melihat sepeda motor dan rumahnya dirusak sekelompok warga, Minggu (24/6/2012) malam.

Ia pun langsung mengambil parang dan menyerang sekelompok warga tersebut. Akibat amukan Endang, tiga orang terkapar bersimbah darah terkena sabetan parang.

Ketiga orang yang mengalami luka-luka akibat serangan Endang tersebut, yakni Eko Widianto (16). Warga SP A Desa Rias ini menderita luka bacok pada bagian pelipis kepala sebelah kanan akibat terkena sabetan parang,  Tarmidin (40) paman Eko menderita luka bacok pada bagian kepala, dan Budi (36) warga SP A menderita luka bacok pada bagian kening.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga korban langsung dilarikan ke pusat pelayanan medis di Toboali.

Baca juga:

Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas