Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perahu Jalan Sendiri Irwan Putra Tewas Mengenaskan

Arbain lebih terkejut lagi, setelah curiga dan mendatangi perahu. Ia melihat Irwan Putra (27), teman seprofesi sebagai nelayan dalam kondisi tidak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, KOTABARU - Arbain, seorang nelayan warga Desa Rampalama, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru terkejut melihat sebuah perahu balapan jalan sendiri menuju ke pinggiran, Minggu (24/6/2012) sekitar pukul 13.00 Wita.

Arbain lebih terkejut lagi, setelah curiga dan mendatangi perahu. Ia melihat Irwan Putra (27), teman seprofesi sebagai nelayan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban tertelungkup di dalam ruang mesin, tubuhnya bersimbah darah. Selain lengan tangan kanan patah, batok kepala di bagian depan (jidad) pecah, diduga terkena roda gila saat kondisi mesin sedang hidup. Lengan tangan kanannya yang patah, diduga akibat terkena has mesin.

Informasi diperoleh, kejadian menewaskan Irwan, terjadi saat korban selesai menangkap ikan. Rencananya korban hendak pulang setelah menghidupkan mesin perahu balapannya.

Entah seperti apa terjadinya, namun diduga saat mesin hidup, korban terjatuh dengan kondisi tertelungkup sehinga kepalanya mengenai roda gila.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Basarnas. Korban dibawa ke rumah di Jalan Minapuri, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulaut Utara.

Kapolres Kotabaru, AKBP Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kasatpolair AKP Rokhmadi membenarkan kejadian tersebut. Namun, tidak mengetahui persis kronologis tewasnya Irwan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Rokhmadi, karena keluarga korban meminta jenazah langsung dibawa ke rumah untuk disemayamkan.

"Karena keluarga korban meminta tidak usah divisum, ya kita akan minta membuat berita acaranya," katanya.

Rokhmadi menambahkan, meski keluarga menolak dilakukan visum. Korban meninggal murni disebabkan karena kecelakaan tunggal. Korban diduga jatuh mengenai roda gila mesin, karena waktu terjadi gelombang besar.

Baca Juga:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas