Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bupati Buoal Bantah Dirinya Terlibat Kasus Suap

Menyikapi pemberitaan di media massa yang menyebutkan bahwa bupati Buol, Amran Batalipu

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM BUOL -Menyikapi pemberitaan di media massa yang menyebutkan bahwa bupati Buol, Amran Batalipu sebagai tersangka kasus suap konsesi hutan kelapa sawit yang melibatkan pengusaha bernama Anshori, dirinya merasa heran.

Menurut Amran dalam keterangan yang dilansir melalui rilisnya yang diterima Tribunnews.com Jumat (29/6/2012) dirinya saat ada operasi tangkap tangan yang dilakukan petugas KPK tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak ada interaksi dengan pengusaha bernama Anshori."Waktu itu saya sedang kampanye pemilukada di daerah lain, tempat kejadian dengan tempat saya kampanye berjarak 60 kilo meter," ungkap Amran Batalipu.

Amran merasa heran di media massa beredar kabar yang merugikan pihaknya. Menurutnya ada pihak-pihak tertentu yang melakukan black campign yang berhubungan dengan pemilukada.

Sebagai calon kuat, Amran merasa didzolimi oleh pihak-pihak tertentu dengan memojokkannya dan menggulirkan kasus suap konsesi lahan. “Bagaimana saya bertransaksi, jarak TP dan tempat kampanye saja berjauhan,” ungkap Amran di sea-sela setelah melakukan salat Jumat di Buol.

Amran juga membantah jika dirinya diburu pihak berwajib, dalam hal ini KPK. “Saya masih melakukan kegiatan seperti biasanya, kampanye ke daerah-daerah, jadi tidak benar jika saya diburu aparat. Tidak benar pula jika saya ditangkap KPK. Saya sekarang sedang melakukan kampanye di salah satu kecamatan di kabupaten Buol,” ungkap Amran.

Beredarnya pemberitan yang merugikan pihaknya, dengan tegas Amran menepis bahwa dirinya tidak terlibat sama sekali dengan kasus tersebut. “Saya sedang konsentrasi kampanye pemilukada, jangan ada upaya-upaya menggagalkan pemilukada. Karena sangat mahal ongkos politiknya,” ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas