Polisi Buru 150 Pengguna Ijazah Aspal
Selain itu beberapa korban yang melapor ternyata menyebut nama-nama penggunanya
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Setelah penyelidikan polisi pada tersangka pemalsu ijazah, Sucipto usai, tim penyidik kini mulai mengalihkan sasaran dengan memburu para pengguna ijazah palsu itu.
Dari hasil penyelidikan polisi, terdapat 150 orang yang disinyalir menggunakan ijazah palsu itu dengan berbagai kepentingan.
Mereka tersebar di tiga daerah, Blitar, Probolinggo dan Dampit (Malang).
Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo mengatakan para pengguna ijazah ini telah terdeteksi berkat pengakuan Sucipto sendiri.
"Selain itu beberapa korban yang melapor ternyata menyebut nama-nama penggunanya," kata Suhartoyo di kantornya, Rabu (4/7/2012).
Suhartoyo mengatakan kini para penyidik telah mengklasifikasikan para pengguna ijazah palsu ini. Beberapa nama pengguna itu kini tengah diselidiki dan dilihat sejauh apa penggunaan ijazah palsu itu. Sayangnya, Suhartoyo enggan menyebut satu persatu identitas pengguna itu demi kepentingan penyelidikan.
"Kalau temuan ini telah selesai dan ada tersangkanya akan kami sebutkan identitasnya," terang Suhartoyo.
Seperti diberita sebelumnya, anggota Polda Jatim mengamankan Sucipto dari rumahnya setelah memalsu lebih dari 1600 ijazah Universitas Dr Soetomo, Universitas Darrul Ulum Jombang dan Universitas Merdeka Malang. Kasus ini sempat menghebohkan dunia pendidikan Jawa Timur, sebab dari penyelidikan polisi sebagian besar pemesan ijazah palsu warga Malang ini adalah guru.
Baca tanpa iklan