Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kutim Segera Sosialisasi pada Pemukim Tepi Jalan Protokol

Pembangunan ruas jalan protokol Yos Sudarso sepanjang sekitar sembilan kilometer diharapkan bisa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Kholish Chered

TRIBUNNEWS.COM, SANGATTA - Pembangunan ruas jalan protokol Yos Sudarso sepanjang sekitar sembilan kilometer diharapkan bisa dimulai tahun ini dan ditargetkan rampung di 2013. Demikian disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Setkab Kutim, Rupiansyah.

"Tahun ini kami targetkan pembangunan bisa berjalan. Mungkin 2013 clear. Mudah-mudahan warga mendukung kita. Kiri dan kanan jalan drainasenya akan dibenahi juga," katanya.

Karena itu pemerintah akan melaksanakan sosialisasi pada warga yang tinggal di kiri kanan jalan protokol tersebut. "Jalan itu untuk kepentingan kita bersama. Karena itu kami berharap pengertian masyarakat kita. Banjir kan juga masalah kepentingan umum," katanya.

Pihaknya juga menyebut tidak ada aturan yang melarang pembangunan ruas jalan negara oleh APBD. "Kita lihat selama ini, asset yang dikatakan jalan negara itu, kapan diperbaiki. Jangan mengklaim jalan negara, tapi tidak pernah diperbaiki dan melakukan apa-apa. Siapa yang melarang Pemkab membangun di situ. Toh tidak ada pilihan dan merupakan jalan satu-satunya," katanya.

Rupiansyah mengatakan pihaknya mendengar Kementerian PU sudah membahas permohonan Pemkab Kutim di tingkat teknis. Ia pun mengatakan belum mendengar ada program dari APBN untuk Jalan Yos Sudarso.

Sementara itu, sumber Tribun di DPR RI mengatakan Kabupaten Kutai Timur sudah mendapatkan 4 paket pembangunan jalan trans Kalimantan senilai lebih dari Rp 550 miliar dari APBN dengan skema multiyears. Saat ini masih dalam proses evaluasi tender. Namun belum diketahui rinci keempat paket tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas