Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiga Kader Pemuda Pancasila Dibacok di Medan

Bentrok antar-dua kubu organisasi pemuda pecah di Jalan Sekip, Medan, Sumatera Utara, Minggu (15/7/2012) sore.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Bentrok antar-dua kubu organisasi pemuda pecah di Jalan Sekip, Medan, Sumatera Utara, Minggu (15/7/2012) sore.

Akibatnya, tiga anggota Pemuda Pancasila (PP) mengalami luka bacok, dan satu Yamaha Mio milik anggota PP dibakar massa Ikatan Pemuda Karya (IPK).

Dari keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, bentrokan dipicu penyerangan sekelompok pemuda terhadap kader PP.

Saat itu, di Jalan Sekip sedang dilakukan acara pelantikan pengurus Ranting dan Anak Ranting PP Kelurahan Sei Putih Timur.

Bermaksud menghadiri acara pelantikan, sekitar enam kader PP Medan Perjuangan yang mengendarai tiga sepeda motor, tiba-tiba diserang oleh puluhan pemuda berbaju preman, saat melintas di Jalan Sekip.

Kekuatan yang tidak berimbang menyebabkan kader PP lari tunggang langgang. Penyerangan mendadak menyebabkan beberapa kader PP terluka bacok dan panah.

Zulkifli terkena tebasan parang di tubuhnya. Karno, warga Sei Deli menderita luka tusuk akibat dipanah di perut dan mata kirinya. Sedangkan Sapar juga terkena panah.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena kekuatan tak berimbang, keenam kader kocar-kacir dan mengadu kepada rekan-rekannya yang saat itu sedang berada di acara pelantikan.

Mendapat laporan, ratusan kader PP yang berada di pelantikan langsung melakukan pengejaran dan memblokir jalan.

Bentrok pun pecah di Jalan Sekip simpang depan Universita Prima Indonesia (UNPRI). Batu dan anak panah beterbangan di lokasi. Situasi mencekam dan jalan sempat diblokir selama empat jam.

Situasi mereda setelah polisi melerai bentrok dengan semprotan gas air mata.

Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro yang langsung turun ke lokasi kejadian mengatakan, belum tahu persis penyebab bentrok antar kubu PP dan IPK.

Namun, Wisjnu menduga kejadian dipicu lokasi pelantikan Ranting PP yang berdekatan dengan Kantor Pusat IPK.

"Ini mungkin ya, kan lokasi acara ini berdekatan dengan kantor IPK," cetus Wisjnu.

Wisjnu mengatakan, anggotanya sedang mendata jumlah korban, dan akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku pembacokan.

"Saat ini yang terdata tiga korban luka bacok. Tapi, masih didata lagi, apakah ada korban lain dari kedua belah pihak," tutur Wisjnu yang mengenakan batik dan berkopiah hitam. (*)

BACA JUGA

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas