Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerkosa Bocah SD Disekap dan Dianiaya Warga

Aksi penganiayaan yang diwarnai drama penyanderaan itu diawali sifat negatif Hasudungan yang tak mampu mengendalikan nafsu syahwatnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Hasudungan Simanjuntak (57) mendadak menjadi musuh nomor satu di lingkungan tempat tinggalnya, Jalan Rakyat Ujung, Gang Merpati, Medan Timur, Minggu (15/7/2012). Bahkan saking kesalnya, pria yang kepergok memperkosa bocah ingusan tetangganya ini disekap dan dianiaya selama tiga jam.

Aksi penganiayaan yang diwarnai drama penyanderaan itu diawali sifat negatif Hasudungan yang tak mampu mengendalikan nafsu syahwatnya. Saking dominannya birahi di benak pria gondrong ini, akal sehatnya pun sudah tak berfungsi lagi. Bocah ingusan berusia sebelas tahun yang masih tetangganya langsung disekap dan dijadikan pelampiasan nafsunya.

Adegan pemerkosaan yang dilakukan sekira pukul 13.00 WIB itu ternyata diketahui warga. Tak senang dengan perbuatan pelaku, warga langsung berkumpul untuk menggerebek rumah Hasudungan yang dijadikan tempat eksekusi pemerkosaan itu. Adegan selanjutnya warga langsung memukuli Hasudungan, dan melarangnya ke luar rumah.

"Memang sudah tak sehat lagi otaknya itu. Masa anak tetangganya pun diperkosa," kata seorang warga, Damanik.

Aksi penyekapan yang dilakukan warga dan disertai penganiayaan itu membuat situasi di lokasi kejadian mencekam. Pasalnya warga menolak berdialog dengan aparat Polsek Medan Timur yang hadir untuk membebaskan pelaku. Dalam beberapa kesempatan, beberapa orang berteriak bunuh dan habisi pelaku.

"Memang tak layak hidup orang kayak gitu, habisi saja," teriak warga.

Drama itu baru berakhir setelah Kapolresta Medan, Kombes Monang Situmorang turun ke lokasi menemui langsung warga yang menyekap pelaku. Dalam pertemuan tertutup itu, Monang memastikan akan menahan pelaku dan melanjutkan kasus perkosaan itu pengadilan. Sementara korban yang masih duduk di bangku kelas enam sekolah dasar dibawa ke RSU Pirngadi, Medan.(rw)

Rekomendasi Untuk Anda

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas