Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Kelurahan Damai Ngulurug Ke Balaikota

-Gedung Pemerintahan Kota Balikpapan Selasa (17/7/2012) diserbu ratusan massa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Januar alamijaya

TRIBUNNEWS.COM BALIKPAPAN, -Gedung Pemerintahan Kota Balikpapan Selasa (17/7/2012) diserbu ratusan massa dari beberapa RT di Kelurahan Damai, yanng berunjuk rasa meminta Pemkot dalam hal ini walikota bersikap tegas terhadap permasalahan kepemilikan tanah di tempat tinggal mereka yang selama ini terkesan terkatung-katung.

Massa yang didominasi oleh purnawiraan TNI AD dan sebagaian besarnya sudah berusia lanjut itu datang ke halaman Pemerintah kota sekitar pukul 9 pagi dengan menggunkana kendaraan roda 2 dan beberapa roda 4.

Sesampainya di depan pintu masuk mereka langsung melakukan orasi sambil membentangkan beberapa posterdan spanduk yang isisnya antara laian berharap agar Pemerintah daerah bisa sesegeara mungkin mengelurakan Izin Memanfaatkan Tanah Negara (IMTN) di atas lahan yang mereka diami selama ini sebagai bekal untuk mengurus sertifikat di Badan Pertanahan Nasional.

Pasalnya sekitar 500 kk yang mendiami 7 RT di wilayah tersebut, sampai saat ini masih belum mendapat kepastian tentang status tanah yang dididami oleh meraka, meski sebenaranya telah puluhan tahun tingal kawasan tersebut.

Salah seorang perwakilan warga yang ditemui di lokasi, Purwanto mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh warga in sebenarnya meminta agar Pemerintah daerah berlaku tegas dan jujur untuk sesegera mungkin menyelesaikan persolan kepemilikan tanah ini.

Hal itu dikarenakan sejak 5 tahun lalu mereka sebenarnya sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah daerah agar bisa mengeluarkan IMTN, karena bagaimanapun juga ini berkaitan dengan status tanah yang telah mereka diami.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tuntutannya minta pemerintah berlaku tegas dan jujur tentang keberadaan IMTN ini karena sejak 1972 kami tempati dan urus IMTN itu sudah 5 tahun tidak selesai," katanya.

Verita  Terkait :

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas