Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dijanjikan Uang Rp 8 Juta Untuk Joki Unair

Dengan penuh penyesalan, MAH minta maaf kepada saya. Dia tidak tahu bagaimana masa depannya setelah

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Meski motif kenekatan MAH menjadi pelaku joki belum diketahui persis, namun diduga kuat karena faktor uang.

Mahasiswa Bidik Misi asli Madiun ini tergiur dengan imbalan Rp 8 juta. Namun uang ini baru diterima setelah pengumuman UMJM Unair hari ini.

Namun lacur. Tidak hanya uang yang tidak jadi diterima MAH. Mahasiswa ber-IP 3,44 ini saat ini dipastikan akan berurusan dengan polisi. Panitia Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair telah melaporkannya ke Polrestabes Surabaya.

"Dengan penuh penyesalan, MAH minta maaf kepada saya. Dia tidak tahu bagaimana masa depannya setelah ketahuan jadi joki. Hanya tergiur Rp 8 juta," ucap dosen wali MAH di Fakultas Sains Teknologi, Muji Harsini.

Usai diperiksa panitia PPMB dan dekan, MAH langsung sowan ke dosen walinya itu. Dia menyesal karena telah masuk jaringan joki di lingkungan kampusnya. Dia menjadi joki sekaligus peserta UMJM Unair.

Saat mengerjakan ujian, MAH dibekali HP khusus untuk mengirim jawaban melalui HP ini. Setiap 10 soal terjawab langsung dikirim melalui HP tersembunyi. Dia mengirim jawaban ini bukan ke klien atau yang dijoki, tapi ke server (bandar). Serverlah yang menyebar jawaban ke klien.

MAH mengaku tidak tahu siapa yang menjadi kliennya. Mahasiswa Kimia ini hanya ditugasi mengerjakan mata ujian Tes Potensi Akademik (TPA).

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya menyesal dan tidak tahu bagaiamana memberi tahu keluarga," keluh MAH kepada dosen walinya itu.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas