Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Elite Muhammadiyah: Jangan Sakiti Ustad

Maqbul Halim untuk tidak menuding ustad sebagai penyebar kampanye hitam (black campaign).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur  Ilham

TRIBUNNEWS.COM  MAKASSAR-Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulsel Husni Yunus mengimbau salah satu juru bicara (Jubir) paket calon gubernur incumbent Sulsel Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang), Maqbul Halim untuk tidak menuding ustad sebagai penyebar kampanye hitam (black campaign).

Maqbul yang juga mantan surveyor Adyaksa Supporting House (ASHo) ini ini menuding pelaku penyebaran kampanye hitam ala The Tabloid, Syahrul Gubernur Narkoba adalah ustad. Tudingan Maqbul melalui blackberry messengernya (BBM), Kamis (19/7/2012).

"Tolong jubir Sayang jangan sembarang tuduh ustad, ustad itu pekerjaannya mengajarkan kebenaran, berdakwah di jalan Allah SWT, tidak usah ustad diganggu karena politik, tolong jangan sakiti ustadz," kata Husni kepada Tribun Timur, Makassar, Kamis (19/7)

Mengetahui imbauan Husni, Maqbul yang juga Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar ini sontak membantah. Menurut Maqbul, tuduhannya ditujukan kepada ustad yang melarang jamaah untuk memakai narkoba.

"Apakah isi ceramah tarwihnya selama ramadhan nanti  tentang isu narkoba dan syahrul? Kalau bukan, knapa merasa saya tuduh," kata Maqbul kepada Tribun Timur, Makassar, Kamis (19/7/2012).

Kampanya Hitam ala The Tabloid, Syahrul Gubernur Narkoba, marak diperdebatkan sejumlah kalangan selama tiga hari terakhir. The Tabloid disebar orang tak dikenal di beberapa kabupaten, Sulsel.

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait  :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas