Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hilal Tidak Dapat Terlihat di Pos Observasi Kalianda

Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Lampung menggelar pengamatan hilal (rukyatul hilal) di pusat observasi pengamatan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM LAMPUNG– Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Lampung menggelar pengamatan hilal (rukyatul hilal) di pusat observasi pengamatan Desa Canti Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pada Kamis (17/7/2012). Pengamatan hilal untuk menentukan awal puasa ramadhan tersebut dimulai sejak pukul 17.00 wib.

Menurut M. Said Jamhari, M.Ag dari Fakultas Syariah IAIN Raden Intan, posisi konjungsi (ijtima’) antara bulan dan matahari terjadi pada sekitar pukul 11:25:09 detik pada hari Kamis kemarin. Sedangkan posisi terbenannya matahari terjadi pada sekitar pukul 17:59:57 detik. Sementara itu hilal (bulan) terbenam sekitar pukul 18;06;35 detik.

Untuk posisi hilal sendiri, lanjutnya, pada titik pengamatan di pusat observasi Desa Canti memiliki ketinggian 1 derajat 39 menit 30,55 detik. Ketinggian tersebut, terang M. Said, secara ilmu astronomi sangat sulit untuk dapat diamati dengan mata telanjang. Apalagi pada saat pengamatan kondisi cuaca disekitar pusat observasi berawan.

“Dengan ketinggin tersebut secara ilmu astronomi visibility hilal untuk dapat terlihat sangat kecil. Karena posisinya sangat rendah,” ujarnya.

Sementara itu Drs. Basrawi Arbi, Ketua Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Lampung mengatakan bahwa hasil dari pengamatan di pusat obsevasi Desa Canti Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan hilal tidak dapat terlihat atau belum nampak.

Menurutnya beberapa kendala dalam melakukan pengamatan hilal yakni kondisi langit yang berawan. Selain itu penguapan air laut disekitar pos pengamatan juga cukup tinggi. Apalagi dari hasil perhitungan astronomi posisi ketinggian hilal rendah.

“Hasil pengamatan ini akan segera kita laporkan ke Kantor Kementerian Agama. Sebab malam ini akan digelar sidang isbat untuk penentuan awal puasa,” tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengamatan hilal pada Kamis sore juga diikuti perwakilan MUI Lampung Selatan, Polda Lampung, Kemenag Provinsi Lampung dan perwakilan NU Pringsewu.(ded)

Berita Terkait :

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas