Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kedelai Naik, Pengrajin Kripik Tempe Menjerit

Selain harga kedelai, minyak juga ikut naik, dari semula Rp 170.172 per jerigen isi 17 liter, menjadi Rp 183.000.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Harga kedelai yang naik drastis hingga mencapai Rp 8.000 perkilogram membuat beberapa produsen kripik tempe bingung. Beberapa diantaranya terpaksa harus menaikkan harga kripik tempenya.

Umi Zumiati, Produsen Kripik Melati di sentra Produsen Kripik Tempe Sanan mengaku  harus menaikkan harga kripik tempe. Sebab, tidak mungkin kalau ia mengecilkan kripik tempenya.

"Saya terpaksa menaikkan harga menjadi Rp 3.600 hingga Rp 3.700 dari harga asal Rp 3.500," ujar Umi, Selasa (24/7/2012).

Sedangkan, untuk harga perdosnya yang berisi 15 bungkus dinaikkan dari harga Rp 50.000 menjadi Rp 52.000. Untuk menaikkan harga ini sangat berat karena langganannya terkadang tidak mau dinaikkan.

Selain harga kedelai,  minyak juga ikut naik, dari semula Rp 170.172 per jerigen isi 17 liter, menjadi Rp 183.000.

Meskipun harga kripik tempenya naik, namun permintaan tetap naik, apalagi momennya menjelang lebaran. Tiap hari, Umi memproduksi sekitar 1,5 hingga 2 kuintal.

Berbeda dengan Laila. Produsen kripik tempe Andi Barokah enggan menaikkan harga kripik tempenya, karena sebelumnya sudah mengantisipasi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya  jualnya sudah dengan harga tinggi, sehingga tidak mungkin untuk menaikkan," ujar Laila.

Laila menjual kripik tempe original Rp 2.600 perbungkus, sedang kripik dengan rasa-rasa Rp 2.800 perbungkus.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas