GEMAS Unjuk Rasa Tolak Pembangunan Supermall
Puluhan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung di bawah bendera Gerakan Masyarakat Anti Supermal (GEMAS) kembali melakukan
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Januar Alamijaya
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Pro kontra pembangunan Supermal di lahan eks Puskib masih tetap berlanjut. Puluhan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung di bawah bendera Gerakan Masyarakat Anti Supermal (GEMAS) kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak pembangunan pusat perbelanjaan modern di lahan yang dahulunya bekas rumah sakit tersebut, Senin (30/7/2012).
Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.00 itu dimulai dengan berkumpulnya para demonstran di sekitar simpang 4 Plaza Balikpapan untuk kemudian berjalan kaki menuju kantor wakil rakyat yang berjarak kurang lebih 1 kilometer.
Sambil membawa poster yang intinya mengecam niat dari Pemerintah untuk membangun supermal di kawasan tengah kota mereka juga berorasi dan meminta agar rencana prestisius itu segera dihentikan sekarang juga.
Selain poster, kumpulan pengunjuk rasa juga membawa spanduk putih yang berisi puluhan tanda tangan dari orang-orang yang menolak rencana pembangunan supermall.
Ketika tiba di gedung DPRD selain tetap melanjutkan orasi, spanduk putih dan puluhan poster itu langsung diletakkan di depan pintu masuk, sembari meminta para anggota wakil rakyat untuk keluar dan menemui mereka.
Pengunjuk rasa juga mempertanyakan langkah Pemerintah Kota Balikpapan yang telah mengeluarkan izin prinsip pembangunan kawasan tersebut, padahal sampai saat ini masih banyak pro kontra yang terjadi.
Baca Juga:
- Delapan Posko Disiapkan untuk Pemudik di Balikpapan
- 1.679 Orang Melamar CPNS Menkum HAM
- H-20 Lebaran Penumpang Bus AKAP Melonjak
- Hadi Djamal Kembali Terpilih Caleg PAN DPR RI
Baca tanpa iklan