Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cari Bukti Pembunuhan Dukun Santet, Polisi Masuk ke Sumur

Upaya penyidikan terus dilakukan Sat Reskrim Polres Malang, Jawa Timur untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan dukun santet

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Surya, Eben Haezer Panca

TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Upaya penyidikan terus dilakukan Sat Reskrim Polres Malang, Jawa Timur untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan Miswan (52), warga Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Setelah berhasil mengamankan empat dari sekian banyak pelaku asal Desa Sumberputih, hari Sabtu (4/8/2012) ini, upaya penyidikan atas kasus tersebut berlanjut dengan pencarian barang bukti.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Malang, Iptu Haryanto menyebutkan, barang bukti yang dimaksud ialah senjata-senjata berupa kayu yang dipakai oleh para pelaku untuk memukuli Miswan hingga tewas.

Berdasarkan keterangan empat tersangka yang sudah diamankan, senjata-senjata tersebut telah dibuang ke dalam sumur di rumah salah satu pelaku.

Karena barang bukti tersebut telah dibuang ke dalam sumur, maka mau tak mau upaya pencarian pun harus dilakukan dengan menuruni dan menyelami sumur tersebut. Karenanya, untuk tujuan tersebut, Sat Reskrim Polres Malang meminta dukungan dari Detasemen B Brimob Ampeldento, Pakis.

Hingga berita ini ditulis, upaya pencarian atas barang bukti tersebut masih sedang dilakukan. “Dalam pencarian barang bukti ini, kami  dibantu oleh Brimob yang menurunkan enam personil untuk melakukan pencarian ke dalam sumur,” kata Haryanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan sebelumnya, awal Mei silam Miswan dikeroyok hingga tewas oleh sejumlah warga Desa Sumberpasir karena dituduh sebagai dukun santet.

Setelah tewas dipukuli dengan kayu, jenazah bapak tiga anak tersebut langsung dimakamkan secara sembunyi-sembunyi oleh para pelakunya di kompleks pemakaman Desa Sumberputih. Makam tersebut, Kamis (2/8/2012) lalu dibongkar oleh kepolisian untuk keperluan otopsi jenazah.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas