Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Polisi Pesta Sabu di Bekas Asrama TNI

Aparat Intel Kodim 0203/Langkat menangkap oknum polisi bersama dua orang lainnya, saat sedang asyik menikmati sabu-sabu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, BINJAI - Aparat Intel Kodim 0203/Langkat menangkap oknum polisi bersama dua orang lainnya, saat sedang asyik menikmati sabu-sabu, Jumat (3/8/2012) sekitar pukul 11.45 WIB.

Ketiganya dibekuk di eks Asrama 121 Kebun Lada, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Sumatera Utara.

Petugas mengamankan tiga tersangka, yakni Briptu Indra Wahyudi (35), warga Jalan Medan Binjai Km 18, Kecamatan Binjai Timur, yang disebut-sebut bertugas di Mapolsek Medan Labuhan; Yuda (38), sopir angkot, warga Asrama Kebun Lada, Barak Cucut; dan Anto (46), pegawai rumah sakit umum, warga Pasar VII Padangbulan, Medan.

Barang bukti yang diamankan petugas antara lain sabu-sabu dua paket, uang Rp 200 ribu, tiga unit telepon seluler, satu alat penghisap sabu, dan satu amplop daun ganja kering. Dua unit sepeda motor, RX King BK 4748 LA dan Honda Supra BK 2210 CO, juga diamankan petugas.

Penangkapan para tersangka berawal dari informasi yang didapat Kodim 0203/Langkat. Lantas, Dandim 0203/Langkat Letkol Arh Y P Girsang, memerintahkan anggotanya menyisir lokasi.

Setelah memastikan dan mengintai selama beberapa menit, petugas melihat empat orang yang tengah asyik menikmati sabu-sabu di teras rumah almarhum Ronald Manulang. Rumah tersebut sudah lama kosong.

Tanpa membuang waktu, petugas Kodim langsung menyergap empat orang tersebut. Satu orang kabur, dan tiga lainnya diciduk. Mereka kemudian diserahkan ke Satnarkoba Polres Binjai, yang datang ke lokasi penyergapan.

Rekomendasi Untuk Anda

Tiga tersangka dan barang bukti digiring ke Mapolres Binjai untuk dimintai keterangan. Penggerebekan menjadi tontonan warga penghuni kompleks eks Asrama 121.

Dandim 0203/Langkat melalui Lettu Iwan Andoko selaku Danru mengatakan, kegiatan para pengedar dan pengguna narkoba di eks asrama milik TNI, sudah meresahkan warga sekitar. Namun, pengguna dan pengedar merasa tempat tersebut sangat aman, karena merupakan eks asrama tentara. (*)

BACA JUGA

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas