Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Syahrul Terlambat, Salat Isya Masjid Agung Maros Ditunda

Pengurus Masjid Agung Maros, di Jl, Lanto Dg Pasewang Maros, Minggu (5/8/2012) menunda pelaksanaan shalat Isya,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur /  Ilham

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR,-Pengurus Masjid Agung Maros, di Jl, Lanto Dg Pasewang Maros, Minggu (5/8/2012) menunda pelaksanaan shalat Isya, lantaran menunggu kedatangan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Jadwal isya Masjid Agung Maros jatuh pada pukul 17.30 wita ditunda hingga pukul pukul 20.01 wita.

Salah seorang jamaah masjid Agung Maros, Alfe Syahrir, tidak menerima penundaan tersebut. Ia pun melakukan protes kepada pengurus masjid namun tidak mempan. Alfe menggerutu dan mengajak jamaah mendirikan shalat sesuai jadwal.

"Assalatu ala waktiha, salatlah pada waktunya, pengurus masjid Agung mestinya tidak mengorbankan Jamaah Mesjid hanya karena menunggu SYL. Shalat ini urusan hamba kepada Allah SWT bukan urusan kepada Syahrul," protes Alfe sambil menggerutu.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Maros Akbar Endra yang hadir di masjid tersebut berusaha menenangkan jamaah agar tidak marah-marah. Namun Akbar juga meminta kepada pengurus Masjid Agung tidak mengorbankan Jamaah Mesjid hanya karena menunggu gubernur.

"Tidak menjadi masalah aktivitas ibadah tetap dilaksanakan sekalipun SYL belum datang. Kita jangan jangan merusak akidah Jamaah hanya karena kepentingan duniawi, misalnya agenda politik. Ini sama dengan melukai perasaan ummat Islam," kata Akbar di depan mimbar masjid tersebut.

Shalat isya akhirnya digelar berselang 30 menit kemudian, Syahrul datang pukul 20. 12 wita. Agenda SYL di Maros yakni memperingati Nuzul Quran.

Rekomendasi Untuk Anda

Akbar menyesalkan ulah tim Sayang (Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang) yang meminta agar shalat Isya ditunda.

"Di dalam Mesjid tdk ada org yg lebih tinggi, krn di mata Allah semua manusia sama. Jadi tidak ada yang boleh diiistimewakan selain Allah SWT," ujar Akbar

Baca  Juga   :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas