Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dinkes Temukan Jajanan Gunakan Pewarna Tekstil

Dinas Kesehatan Nunukan masih menemukan adanya pedagang yang menggunakan pewarna berbahaya pada barang dagangannya saat

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Dinas Kesehatan Nunukan masih menemukan adanya pedagang yang menggunakan pewarna berbahaya pada barang dagangannya saat dilakukan pemeriksaan sampel jajanan ramadan. Temuan itu berasal dari sampel makanan di Kecamatan Sebuku.

Kepala Seksi Pembinaan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Ramsidah mengatakan, di Kecamatan Sebuku ada sejumlah sirup yang dibuat dengan mencampurkan bahan pewarna tekstil seperti kesumba tulen. Pewarna ini seringkali digunakan untuk pewarna baju masyarakat.

Selama Ramadan, Dinas Kesehatan telah mengambil 94 sampel yang berasal dari sejumlah pasar ramadan di sejumlah wilayah Kabupaten Nunukan seperti Kecamatan Nunukan, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sembakung dan Pulau Sebatik.

Ramsidah mengingatkan, makanan yang mengandung pewarna berbahaya itu jika dikonsumsi dapat menyebabkan penyakit kanker pada usus. Pihaknya sebenarnya sudah seringkali memberikan imbauan dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak menggunakan bahan berbahaya.

Baca Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas