Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bakso Dimakan Tikus Masih Dijajakan

Tim gabungan pengawas makanan Pemkab Tasikmalaya melakukan sidak di di Pasar Singaparna,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA -- Tim gabungan pengawas makanan Pemkab Tasikmalaya melakukan sidak di di Pasar Singaparna, TasikmalayaSelasa (7/8/2012). Di pasar ini tim menemukan makanan yang sudah tidak layak lagi dijajakan. Bahkan petugas menemukan bakso sisa dimakan tikus masih juga dijajakan.

Petugas menemukan beberapa jenis makanan yang kondisinya jauh dari layak akibat kadaluarsa terlalu lama. Diantaranya saus tomat yang dibungkus plastik tanpa label dari Dinkes. Saus tersebut tampak sudah berubah warna.

Petugas juga menemukan chicken nugget buatan perajin yang menggunakan zat pewarna berbahaya, dengan warna kuning menyolok. Beberapa bungkus makanan kesukaan anak- anak tersebut juga tampak sudah berubah warna menjadi kehijau-hijauan dan berjamur.

Temuan makanan berbahaya tersebut mengejutkan tim pengawas. Kabid Perdagangan Dinas Indag Kabupaten Tasikmalaya, Nia Kurnia, yang memimpin sidak, berjanji akan terus melakukan pemantauan peredaran makanan di Pasar Singaparna. Terlebih pasar tersebut merupakan pasar terbesar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan petugas juga menemukan bakso yang tidak utuh diduga dimakan tikus masih dipajang. "Kita prihatin dengan temuan makanan yang sudah begitu kondisinya, masih dijajakan. Untuk meredam beredarnya makanan seperti itu, kita akan terus melakukan pemantauan peredarannya. Mudah-mudahan setelah sidak saat ini tidak ada lagi," kata Nia.

Kepala Penyidik PNS dari Indag, Sony, yang ikut sidak, menyatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada pedagang yang masih saja menjulan produk makanan yang sudah kadaluarsa. "Untuk saat ini kita hanya memberikan teguran saja. Tapi ke depan jika masih ada, akan diberi sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Menurut Nia, hasil sidak secara umum masih banyak makanan yang layak untuk dikonsumsi. Saat memantau daging sapi dan daging ayam tidak ditemukan adanya hal-hal mencurigakan. Ia berharap para pedagang yang menjualan makanan utama untuk tidak berbuat nakal dengan menjual makanan tidak layak.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas