Operasi Pasar Habiskan 10 Ton Telur Tiap hari
Dan alhamdulillah, selama dua hari menggelar operasi, harga telor dipasaran mulai normal
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Keberadaan operasi pasar telur benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam dua hari sejak operasi pasar digelar Rabu (8/8) hingga Kamis (9/8), stok telur yang terjual mencapai sekitar 20 ton. Ini berarti, dalam sehari operasi pasar berhasil menjual 10 ton telur.
Kepala Dinas Peternakan Jatim Maskur mengatakan, operasi pasar telur tersebut merupakan upaya Pemprov Jatim menormalisasi harga telur di pasaran yang sempat melonjak di awal Bulan Ramadan lalu.
"Dan alhamdulillah, selama dua hari menggelar operasi, harga telor dipasaran mulai normal," ujar Maskur, kepada Surya, Jumat (10/8/2012).
Jika awal Ramadan lalu, harga telur pernah mencapai Rp 18 ribu/kg, sekarang harga dipasaran rata-rata hanya Rp 14 ribu/kg saja. Namun, bagi masyarakat yang membeli telur dalam operasi pasar yang digelar Pemprov, harganya lebih murah Rp 1.300 dibandingkan harga di pasaran. Karena per kg telur hanya dijual Rp 12.700 saja.
"Murahnya harga tersebut setelah Pemprov memberikan subsidi biaya angkut sebesar Rp 1.000 per kilogramnya," jelas Maskur.
Menurut Maskur, operasi pasar bahan pokok telur akan dilakukan hingga 18 Agustus nanti. Tempatnya, Pasar Wonokromo Surabaya dan beberapa pasar lain di Surabaya secara bergantian dua hari sekali.
"Jika dua hari lalu operasi digelar di Pasar Tandes, sekarang ganti di Pasar Pucang. Sedangkan untuk Pasar Wonokromo operasi dilakukan setiap hari," jelasnya.
Ditambahkan, subsidi biaya angkut telur tersebut menambah daftar jumlah bahan kebutuhan pokok yang biaya distribusi disubsidi Pemprov Jatim, setelah sebelumnya beras, minyak goreng, gula, tepung, dan bawang juga mendapat subsidi serupa.
Baca tanpa iklan