Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Dia Batik Bermotif Disney

Sebuah inovasi dilakukan oleh Batik Keris, rumah batik asal Solo untuk menggarap dalam memasarkan batik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM – Sebuah inovasi dilakukan oleh Batik Keris, rumah batik asal Solo untuk menggarap dalam memasarkan batik. Rumah batik asli Solo yang saat ini telah berusia 90-an tahun ini membuat batik edisi tokoh-tokoh kartun Disney. Tokoh-tokoh kartun, Mickey Mouse, Minnie Mouse, Guffi, Donald Bebek, dan lain-lain menempel di baju.

“Saat ini batik masih dianggap pakaian resmi. Kami ingin mengubah pandangan itu dengan menciptakan inovasi batik. Sehingga dibuatlah Batik Keris Disney yang tak terlihat kaku,” Lina Handianto, Komisaris Utama Batik Keris, Jumat (10/8) saat jumpa pers di The Sunan Hotel.

Proses pembahasan kerjasama antara Disney dan Batik keris hingga mencapai kata sepakat memakan waktu hingga dua tahun. Menurut Lina, Batik Keris Disney adalah perpaduan antara budaya Indonesia dan Barat. Dipilihnya Disney karena tokoh-tokoh kartunnya sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Tokoh-tokoh kartun itu dibuat dalam berbagai motif batik koleksi Batik Keris yakni mega mendung, sekar jagad, sulur, siluet dan sebagainya.

“Hanya saja warna dasarnya dibuat lebih segar dan colorful. Ini adalah salah satu cara melestarikan batik,” katanya.

Dipilihnya warna-warna terang itu karena sebenarnya batik Keris Disney tak hanya menyasar kalangan anak-anak, melainkan kuwula muda. Batik Keris Disney sendiri tersedia dalam bentuk t-shirt, kaos, baju terusan, atasan, dan kemeja. Motif batik Disney juga tersedia dalam bentuk kain.

“Desain baju untuk dewas kami sesuaikan dengan trend busana saat ini,” kata Lina.

Meski Disney merupakan tokoh kartun internasional, namun Lina mengaku masih belum akan memasarkan batik Keris Disney ke mancanegara. Saat ini, pihaknya masih fokus untuk menggarap pasar domestik terlebih dahulu. Sejak resmi diluncurkan Juli lalu, jumlah pesanan terus mengalami peningkatan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jika sudah diterima baik, kami baru menggarap pasar ekspor,” ujar Lina. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas