TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendatangi gedung DPRD Surabaya, Senin (13/8/2012).
Mereka kecewa terhadap anggota dewan yang terkesan diam saja terhadap pelanggaran perburuhan yang terjadi di Surabaya selama ini.
Para buruh memprotes masih banyaknya perusahaan yang enggan membayarkan tunjangan hari raya (THR) bagi mereka.
"Kami sudah teriak-teriak tuntut hak, namun tidak ada yang mau membela. Kita seperti pengemis saja sekarang ini," ujar Heri, korlap aksi dari FSPMI, Senin (13/8/2012).
Heri mengungkapkan, ada banyak buruh yang sampai saat ini belum mendapatkan hak THR-nya.
"Ada yang sampai tiga tahun belum terima THR. THR itu kan hak, sudah diatur, tapi masih dilanggar. Kalau kita langgar lalu lintas langsung ditilang. Kenapa ada perusahaan yang melanggara tidak pernah ditilang?" kecamnya.
Para buruh ini meluapkan kekecewaannya dengan berorasi dan membentangkan poster serta spanduk. Aksi ini dikawal ketat pihak kepolisian. Aksi berlangsung damai tanpa menyebabkan kemacetan di Jalan Pemuda dan Yos Sudarso.
Berita Populer