Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Harga Pisang Pun Membubung Tinggi

KEMARAU panjang dengan panas yang cukup menyengat, membuat para perajin keripik

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS -- Kemarau panjang dengan panas yang cukup menyengat, membuat para perajin keripik dan sale pisang kesulitan memperoleh bahan baku pisang, baik itu pisang ambon, pisang nangka, pisang siem, mapun pisang kapas.

Kalaupun pisang-pisang itu ada harganya sudah tinggi membubung. Seperti pisang kapas dalam sebulan terakhir naik dari Rp 3.500 jadi Rp 5.000 per kg, pisang nangka dari Rp 2.500 jadi Rp 3.500 per kg, pisang ambon masih bertahan Rp 3.500 per kg dan pisang siem Rp 1.700 per kg.

"Selain mahal, barangnya sendiri cukup susah. Musim kemarau ini membuat kualitas pisang menurun begitu juga produksinya berkurang. Saya terpaksa mendatangkan dari Banjarsari," ujar H Tarwa Hadi, perajin keripik dan sale pisang, kepada Tribun, Minggu (12/8/2012).

Selama bulan Puasa ini menurut H Tarwa Hadi kebutuhan bahan baku pisangnya meningkat dua sampai tiga kali kebutuhan hari biasa. Pada bulan puasa ini, setiap hari Tarwa, menghabiskan  3 ton pisang masing-masing 2 ton untuk pembuatan sale pisang dalam berbagai jenis seperti sale gulung (sering disebut sale esbeye), sale ambon, opak, dan sale lidah. Serta satu ton untuk pembuatan keripik pisang berbagai rasa seperti rasa asin pedas, moka, vanila, dan rasa madu.

Dengan dibantu  56 pekerja dan 20 tungku menyala setiap hari H Tarwa Hadi memproduksi terus menerus makanan khas Ciamis tersebut untuk stok Lebaran.

"Dari pengalaman lebaran tahun-tahun sebelumnya, Permintaan tersebut meningkat tajam saat arus balik. Bahkan sehari bisa menghabiskan 3 sampai 5 ton sale dan keripik. Makanya sekarang kami mengenjot produksi untuk stok lebaran," ujar H Tarwa Hadi.

Meskipun harga pisang,  namun menurut Tarwa, harga minyak goreng, terigu, tepung beras  relatif stabil. "Yang cukup mengguncang memang harga pisang," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas