Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aparat Buru Provokator Konflik Dua Desa di Banyumas

Petugas gabungan dari Brimob, TNI dan Polri dari Polres Banyumas tengah mencari provokator pemicu terjadinya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Petugas gabungan dari Brimob, TNI dan Polri dari Polres Banyumas tengah mencari provokator pemicu terjadinya konflik antar warga Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas dengan warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap. Hal itu dilakukan guna meredam ketegangan antar dua kubu yang tengah berselisih sesegera mungkin.

Komandan Kodim (Dandim) 0701 Wijaya Kusuma, Banyumas, Letkol Infantri Helmi Tachejadi Soerjono mengatakan bahwa pihaknya beserta aparat kepolisian tengah memburu para provokator pemicu konflik tersebut.

"Kita tengah melakukan penyisiran di lokasi konflik untuk mencari provokator tersebut, secepatnya kita ingin orang itu (provokator-red) ditangkap, bahkan kalau bisa saat ini juga," tutur Helmi, Selasa (28/8/2012) dini hari.

Untuk itu petugas telah menyebar beberapa orang ke lokasi-lokasi terpencil diantaranya dua desa. Pasalnya dua desa diketahui bertetanggaan dan lokasi keduanya tidak terlalu jauh.

Munculnya konflik antar dua kubu hingga muncul isu akan adanya tawuran tersebut dipicu oleh perselisihan salah satu warga Selandaka dan Jetis. Perselisihan tersebut disebabkan oleh aksi saling senggol dalam suatu acara kuda lumping (ebeg-red) pada siang harinya di Desa Kemiri, Sumpiuh, Banyumas.

Belakangan diketahui bahwa salah satu warga Selandaka bernama Edi Caplang memukul salah satu warga Jetis dalam sebuah acara Kuda Lumping. Pertengkaran pun tak dapat dihindari hingga akhirnya berbuntut panjang hingga melibatkan ratusan orang dalam beberapa desa.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga dini hari ini aparat kepolisian, TNI dan Brimob masih tampak berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi masa susulan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas