Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Desa di Bontoa Kekeringan

Musim kemarau yang diprediksi akan terjadi pada Agustus hingga September menimbulkan kekeringan di Kabupaten Maros.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muthmainnah Amri

TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Musim kemarau yang diprediksi akan terjadi pada Agustus hingga September menimbulkan kekeringan di Kabupaten Maros. Tepatnya di Desa Pajukukang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros sejumlah tambak dan sawah warga mengalami kekeringan, Selasa (4/9/2012).

Selain kekeringan, air bersih pun jarang ditemui di desa ini. Menurut salah seorang warga, Daeng Ondeng (50), warga membutuhkan penampungan air bersih. Biasanya mereka berinisiatif membeli air bersih yang disediakan PT Semen Bosowa Maros melalui mobil tangki yang masuk ke desa ini. Mobil tangki ini telah menjadi langganan warga setiap musim kemarau datang. Air bersih akan melayani warga yang membutuhkan. Biasanya Daeng Ondeng membeli air bersih senilai Rp 6 ribu untuk satu penampungan air yang menampung 60 liter air.

Selain di Desa Pajukukang, desa lainnya juga mengalami hal yang sama yakni di Desa Panjallingan Kecamatan Bontoa. Warga setempat memanfaatkan penampungan air milik warga.

Sore menjelang petang pemandangan antrean air kerap terjadi di desa ini.

Baca Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas