Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dosen UIN-Maliki Ciptakan Software Pertanian

Tinggal mengklik enter, hasil pertumbuhan tanaman itu sudah bisa diketahui, kata Suhartono

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,MALANG- Seorang dosen di Universitas Islam Negeri Malang Maulana Malik Ibrahim (UIN-Maliki) menemukan terobosan baru dalam bidang pertanian. Dia adalah Suhartono (44), dosen Teknik  Informati UIN-Maliki Malang.

Dia berhasil menciptakan software (program) pertanian untuk memudahkan para peneliti serta petani yang ingin sukses di bidang pertanian.

Software yang dia temukan bisa membantu petani untuk uji coba jenis tanaman beserta kombinasi yang dibutuhkan, seperti tanah, pupuk, penyiraman.

Alhasil, pengguna software itu bisa mengetahui pertumbuhan tanaman dari kombinasi yang dicampurkan tersebut, misalnya tinggi tanaman, jumlah bunga, kerindangan daun, hingga jumlah buah yang dihasilkan.  

"Tinggal mengklik enter, hasil pertumbuhan tanaman itu sudah bisa diketahui, kata Suhartono, Rabu (5/9/2012).

Dia sengaja meneliti itu untuk menumbuh kembali semangat para petani. Terlebih, bidang pertanian kini dianggap menjemukan, lama dalam hasil, dan berdiri sendiri.

"Padahal untuk sukses di bidang pertanian juga dibutuhkan ilmu-ilmu lain. Juga untuk mendukung riset pertanian yang baik," papar Suhartono yang sebentar lagi menempuh ujian doktor di ITS itu.

Untuk percobaan awal, dia menggunakan tanaman kembang kertas sebagai objek penelitiannya. Judul penelitian yakni 'integrasi fuzzi mamdani dan genetik l-system programing untuk pemodelan pertumbuhan tanaman zinnia elegans pada interferensi pemberian pupuk'.

Selama tiga tahun, penelitian itu dilakukan hingga lahirlah softare tersebut. Sayangnya software itu belum diberi nama.

Dalam objek penelitian Zinnia elegans (bunga kertas), Suhartono menggunakan metoda fuzzy mamdani (penggunaan sistem yang cerdas)  yang diintegrasikan pada pemodelan pertumbuhan tanaman.  Nilai input dari metode fuzzy mamdani  adalah pengaruh pemberian variasi komposisi pupuk kompos dan NPK.

Sedangkan nilai outputnya adalah identifikasi nilai struktur dan fungsi pertumbuhan tanaman kembang kertas.

"Penelitian ini menghasilkan temuan baru yaitu pemodelan pertumbuhan tanaman dinamis yang mengintegrasikan metoda fuzzy mamdani dan metoda genetic L-system programming," terang pria asal Malang itu.

Genetic L-system programing adalah pemodelan pertumbuhan  tanaman yg alami.

Variasi pemodelan pertumbuhan tanaman kembang kertas dengan menggunakan metoda genetic L-System Programming diperoleh 60 pemodelan pertumbuhan tanaman dan 12 pemodelan pertumbuhan tanaman tersebut merupakan karakteristik tanaman kembang kertas, sementara satu pemodelan merupakan hasil terbaik.

"Hasil tanaman terbaik (tertinggi) itu dipengarui kombinasi pemberian pupuk kompos dan NPK. Kombinasinya 100 persen kompos dan 75 persen NPK," terang bapak satu anak ini.

Ke depan, program tersebut tidak hanya bisa dilakukan pada tanaman kembang kertas. Dia berencana membuat program lainnya apabila ada instansi atau siapa pun yang menginginkan program cerdas seperti itu.  

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas