Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ongkos Renovasi Jalan di Makassar Rp 2,01 Juta/Meter

Mau tahu berapa ongkos rata-rata perbaikan/renovasi jalan per meternya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Timur, Thamzil Thahir

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -  Mau tahu berapa ongkos rata-rata perbaikan/renovasi jalan per meternya di kota Makassar di tahun 2012 ini?

Untuk 1 meter jalan level kota yang dibiayai APBD Kota, pemerintah mengeluarkan Rp 2.010.912.
Konstruksi fisik ini berupa rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dengan tingkat kerusakan hingga 70 persen, atau berupa pengaspalan seluruh badan jalan atau dengan konstruksi beton.

Asumsi biaya ini diperoleh tribun, dari papan proyek Rehabilitasi Jalan Kota yang terpasang di ujung selatan Jl Mannuruki Raya, Tamalate, Kamis (6/9/2012).

Di papan proyek yang konsultannya CV Widyah Konsultan dan kontraktor pelaksana PT Wiratama Karya Nugraha itu, total biaya pemeliharaan Rp 3,297.897.000 untuk tujuh ruas jalan berbeda di 4 kecamatan.

Panjang 7 ruas jalan itu adalah 1.640 m, dengan lebar bervariasi antara 4,5 M, 5 M, 6 m, dan 8 m.
Ketujuh ruas jalan itu adalah Jl Tanjung Alang (263mX4,5m), Jl Traktor (327mX4,5m), Jl Kompleks Tabaria (450mX5m), Jl Perintis Kemerdekaan VII (335mX6m), Jl AMD Antang (90mX5m), Jl Irian Utara (175mX8m), dan Jl Kampus Unismuh (106,6m).

Sesuai yang tertera di papan proyek dengan No Kontrak: 04/kontrak/APBD II-BJB/DPU/VII/2012 itu, durasi pengerjaan jalan ini empat bulan, mulai 30 Juli hingga 22 November 2012. Dari pantauan Tribun, kemarin, progres pengerjaan Jalan Kompleks Tabaria, yang menghubungkan Jl Sultan Alauddin dan JL Dg Tata ini, sudah 50 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Jalan sepanjang 450 m dengan lebar 5m ini, sudah dalam proses pengerasan dengan perataan menggunakan batu kali. Ruas jalan yang sudah rusak sejak 8 tahun terakhir ini, oleh Ketua ORW 2 Kelurahan Mannuruki, Andi Moh Rum, akan diperbaiki dengan konstruksi beton.

Guna menghindari debu yang beterbangan, sejumlah warga di sepanjang sisi jalan, saban hari menyiram jalan berbatu dan berpasir halus ini dengan air selokan, atau air PAM.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas