Petani Bawang Merah Terancam Gagal Panen
Belasan Petani bawang merah Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul, pagi ini bergotong-royong memanen lebih awal tanaman bawang merah
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Yudha Kristiawan
TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Belasan Petani bawang merah Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul, pagi ini bergotong-royong memanen lebih awal tanaman bawang merah mereka akibat aliran air muara ke laut mampet.
Sudjiyo (50) salah satu petani menuturkan, fenomena alam meluapnya air muara ini memang terjadi setiap musim kemarau tiba. "Ya memang kejadian alam, terpaksa kami panen lebih awal," ujarnya pada Tribun Jogja (Tribun Network), Kamis (6/9/2012).
Solusi yang ditempuh sementara ini adalah mengeruk muara yang dangkal akibat pasir yang terbawa oleh ombak secara manual.
"Kita keruk secara manual, kalau pakai alat berat seperti backhoe kondisi tempatnya tidak memungkinkan," katanya.
Dari pantauan Tribun Jogja, hingga berita ini diturunkan, nampak puluhan hektar lahan pertanian sepanjang pantai samas yang ditanami berbagai jenis tanaman seperti jagung, padi, berambang, terendam air muara dengan ketinggian bervariasi.
Baca Juga:
Baca tanpa iklan