Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Di Nagan, Ambulans Dijadikan Kendaraan Pejabat

ada mobil ambulans pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya selama ini digunakan untuk antar-jemput pejabat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Di Nagan, Ambulans Dijadikan Kendaraan Pejabat

TRIBUNNEWS.COM JEURAM - Ketua Komisi D DPRK Nagan Raya, Adifal Susanto mensinyalir ada mobil ambulans pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya selama ini digunakan untuk antar-jemput pejabat. Padahal seharusnya ambulans digunakan untuk mengangkut pasien.

“Armada ambulans itu fungsinya untuk mengangkut pasien dan bukan sebagai kendaraan angkutan antar jemput pejabat,” kata Adifal Susanto kepada Serambi, Kamis (6/9) di Jeuram.

Menurutnya, seluruh aset kendaraan di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya harus diperjelas fungsinya sehingga tidak merugikan masyarakat. Mengingat kendaraan dinas yang dibeli menggunakan dana APBK itu diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat, baik untuk mengangkut pasien ke rumah sakit, maupun untuk memberikan penyuluhan kesehatan.

“Kita minta armada kesehatan ini digunakan untuk kepentingan masyarakat, jangan coba-coba digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.(edi)

* tanggapan dinkes
Segera Ditelusuri

PETUGAS aset di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Ivan Furqan yang dikonfirmasi Serambi, kemarin mengaku belum mendapatkan informasi terkait penggunaan ambulans ataupun kendaraan dinas roda dua yang diberikan kepada petugas medis untuk digunakan sebagai kendaraan pribadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, tegas Ivan, pihaknya akan menelusuri persoalan itu dan minta kepada masyarakat supaya melaporkan kepada Dinas Kesehatan Nagan Raya, apabila menemukan persoalan seperti itu sehingga diharapkan kedepan tak lagi terjadi.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Samsuar yang ditanyai Serambi mengaku tak memahami persoalan itu, sehingga ia menyarankan supaya persoalan aset dan kendaraan dinas supaya ditanyakan kepada stafnya saja bernama Ivan Furqan.(edi)

Baca   Juga   :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas