Cucu Bupati Takalar Ditangkap Bawa Sabu-sabu
Indra Pratama Yasin (17), anak kandung Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Takalar Muhammad Yasin Ibrahim terjaring razia senjata tajam
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, GOWA - Indra Pratama Yasin (17), anak kandung Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Takalar Muhammad Yasin Ibrahim terjaring razia senjata tajam (sajam) yang digelar jajaran Kepolisian Resort (Polres) Gowa, Jumat (7/9/2012) sekitar pukul 20.15 Wita.
Indra yang merupakan mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Bekasi, Jawa Barat, berhasil ditangkap Polres Gowa lantaran membawa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak satu sachet.
Selain cucu Bupati Takalar Ibrahim Rewa yang diciduk, polisi juga ikut mengamankan dua orang rekannya bernama Muhammad Erwin Iskandar (18) yang juga merupakan mahasiswa dari Bekasi serta satu orang rekan wanitanya, Nur Fadillah Rinjani (18).
"Ketiganya kami tangkap dalam razia sajam," tegas Kasat Narkoba Polres Gowa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nandang Sutriasna, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, sekitar pukul 22.25 Wita.
Kepada Tribun Timur (Tribun Network), Nandang mengaku, ketiganya ditangkap setelah polisi menemukan satu sachet sabu-sabu yang disimpan dalam tas Indra.
"Barang itu kami temukan dalam tas Indra setelah dilakukan penggeledahan dalam razia sajam yang kami lakukan," ujar Nandang membenarkan jika Indra merupakan anak kandung dari Muhammad Yasin.
Dijelaskan, ihkwal penangkapan ketiganya, tatkala Indra yang mengendarai mobil pribadi jenis sedan beserta dua rekannya keluar dari perumahan Residen Alaluddin, Makassar.
Ketiganya hendak menuju Takalar. Namun ditengah jalan tepatnya di perbatasan Gowa-Makassar, mobil tersebut dihentikan.
Diakui Kasat Narkoba, selain meringkus Indra beserta dua rekannya, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa, satu unit mobil, korek api, pipet, virex dan handphone milik ketiganya.
"Baik tersangka maupun barang bukti telah kami amankan di kantor untuk proses lebih lanjut," tegasnya.
Berdasarkan pengakuan Indra di hadapan penyidik saat menjalani proses pemeriksaan, barang bukti tersebut didapat atau dibeli dari orang bernama Ishal yang kini masih dalam pengejaran aparat Polres Gowa.
Baca Juga:
- Kapolda Lampung dan Banten Lepas Sepeda Santai
- Oknum Wartawan Paksa Foto Pekerja Massage Setengah Telanjang
- KPU Belitung Terima Berkas 15 Parpol
- Mobil Tabrak Tiga Motor di Madiun, Satu Tewas