Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pekerja Seks Komersial Tolak Diajak Berhubungan Badan

Dalam laporannya Ning mengatakan ia dan Pardi sudah cukup lama menjalin hubungan asmara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Seorang pekerja seks komersial (PSK) yang tinggal di lokalisasi Argorejo, Semarang melaporkan pacarnya sendiri ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (20/9/2012). Ning (20) melaporkan pacarnya sendiri yakni Pardi (27) akibat penganiayaan yang diterimanya.

Dalam laporannya Ning mengatakan ia dan Pardi sudah cukup lama menjalin hubungan asmara. Namun hubungannya beberapa waktu terakhir retak karena Pardi sering melakukan tindak kekerasan.

Terakhir, penganiayaan terjadi pada Selasa (18/9/2012) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu Pardi mendatangi Ning di salah satu wisma di kawasan lokalisasi tersebut dalam keadaan mabuk. Ia menceritakan ketika itu Pardi datang untuk meminta Ning memenuhi hasrat birahinya. Selain itu Pardi juga meminta sejumlah uang pada Ning.

"Karena permintaannya saya tolak, dia kemudian marah-marah," ujarnya. Akibatnya Ning dihajar, ditampar dan ditendang. Bahkan Pardi juga menyundut Ning dengan rokok di bagian telinga. Ning mengalami luka bakar di telinga kanan kiri, luka lebam di paha dan mata akibat pukulan. Selain itu Ning juga mengaku sakit pada bagian perut akibat tinjuan Pardi.

"Dia sudah sering melakukan seperti itu, apalagi kalau sudah mabuk ia pasti mengamuk," jelasnya.

Bahkan Pardi, ungkap Ning, juga pernah masuk penjara atas kasus penjambretan. Ia mengaku berharap polisi segera menangkap Pardi karena tindakannya sudah meresahkan dan mengancam keselamatan orang lain. Hingga saat ini kasus penganiayaan tersebut masih ditangani tim Reskrim Polrestabes Semarang.

Berita lain:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas