Pelayanan PDAM Ketapang Tersendat
Direktur PDAM Ketapang M Taufik mengatakan, pelayanan PDAM sejak beberapa pekan terakhir memang mengalami kendala.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori
TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Direktur PDAM Ketapang M Taufik mengatakan, pelayanan PDAM sejak beberapa pekan terakhir memang mengalami kendala. Hal ini disebabkan tingginya kadar garam sehingga pelayanan hanya dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu.
"Kadar garam tersebut karena adanya intrusi air laut, jadi pada jam-jam tertentu air laut masuk, makanya kita juga harus sesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Rata-rata perhari itu antara 10 sampai 20 jam yang bisa kita operasionalkan ke konsumen," kata Direktur PDAM Ketapang, M Taufik, Kamis (4/10/2012).
Terkait adanya lonjakan tagihan, Taufik mengatakan, hal itu terjadi karena beberapa faktor, seperti water meter yang lama mengalami masalah, ataupun ada kebocoran pada titik tertentu yang sampai ke pelanggan, sehingga terjadilah lonjakan harga.
"Kalau water meter yang sebelumnya bermasalah biasanya oleh petugas PDAM diambil rata-rata, namun setelah dilakukan perbaikan terlihat angka sebenarnya. Sehingga tagihan tersebut mengalami lonjakan," kata Taufik.
Menurut Taufik, jika lonjakan tersebut dari Rp 20 ribu kemudian naik menjadi Rp 60-70 ribu itu masih relatif kecil. Sebab beberapa kasus lonjakan yang terjadi justru lebih besar lagi, yakni mencapai jutaan rupiah, penyebabnya, kata Taufik juga hampir sama.
"Makanya kita minta kepada pelanggan untuk lapor terlebih dahulu, supaya kita lakukan kroscek di lapangan, kita akan periksa apa yang mengalami masalah. Bisa jadi mungkin pelanggan ini lupa menutup krannya kemudian air terus mengalir, nah kalau seperti itu tagihan juga bisa mengalami lonjakan," tegasnya.
Baca Juga: