Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lecehan 3 Siswi SMK, Siswa Demo Tuntut Kepala Sekolah Mundur

Ratusan siswa SMK Pasundan 2 berunjuk rasa di lingkungan sekolahnya, Sabtu (6/10/2012). Mereka menuntut Kepala SMK Pasundan 2, E Heryamin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Ratusan siswa SMK Pasundan 2 berunjuk rasa di lingkungan sekolahnya, Sabtu (6/10/2012). Mereka menuntut Kepala SMK Pasundan 2, E Heryamin, untuk mundur dari jabatannya karena dianggap telah melakukan pelecehan seksual pada tiga anak didiknya.

Para murid melakukan aksi mogok belajar kemudian merusak ruang kelas dan laboratorium. Akibatnya, sebuah kaca jendela kelas pecah dan gerbang laboratorium otomotif rusak karena digoncangkan para siswa yang marah. Sejumlah papan tulis pun bergeletakan di lingkungan sekolah. Pada papan tulis, tertulis tuntutan para murid yang menginginkan kepala sekolahnya mundur dari jabatannya.

Seorang siswa kelas 3 Jurusan Otomotif SMK Pasundan 2, Arya Yuda (17), mengatakan para siswa sekolahnya merasa marah dan malu karena kepala sekolahnya dinilai telah melakukan perbuatan yang tidak pantas sebagai kepala sekolah.

"Ini pelecehan seksual dari kepala sekolah kepada siswanya. Kami ingin Kepala Sekolah mundur sekarang juga. Kalau tidak mundur, kami akan lakukan lagi aksi mogok belajar dan demo yang lebih besar," kata Arya saat ditemui di lingkungan SMK Pasundan 2, Sabtu (6/10/2012).

Kabar mengenai pelecehan yang dilakukan kepala sekolah terhadap tiga siswinya ini, kata Arya, mulai merebak sejak seminggu lalu. Namun, para siswa SMK ini baru melakukan aksinya Sabtu pagi supaya tidak terlalu mengganggu kegiatan belajar-mengajar.

Kepala SMK Pasundan 2, E Heryamin, mengatakan memang sempat bertemu dengan tiga siswi kelas 3 tersebut pada akhir September lalu. Heryamin menuturkan telah memanggil Ay, Nv, dan Ys, satu per satu ke ruangannya untuk menghadap.

Berdasarkan penuturan dan temuan guru bimbingan konserling, katanya, tiga siswi ini telah berpacaran layaknya hubungan orang dewasa. Karenanya, Heryamin memanggil mereka untuk meminta klarifikasi mengenai laporan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca Juga:


Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas