Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Hari Tak Makan Kondisi Harimau Dahan Memprihatinkan

Sekitar pukul 00.45 WIB, Rabu (17/10/2012) dini hari, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKDSDA) Provinsi Sumatera Barat,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Tribunnews, Iman Suryanto

TRIBUNNEWS, SOLOK - Sekitar pukul 00.45 WIB, Rabu (17/10/2012) dini hari, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKDSDA) Provinsi Sumatera Barat, melakukan evakuasi terhadap Harimau Dahan atau dalam bahasa ilmiahnya disebut Neofelis Nebulosa (Clouded Leopard) yang sebelumnya ditangkap oleh warga Jorong Atas Masjid, Nagari Batubajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok beberapa waktu lalu.

Safril Suharto, Staf Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) BKSDA Provinsi Sumatera Barat yang dihubungi Tribun, Rabu (17/10/2012) menyebutkan

Proses evakuasi binatang buas yang biasa di sebut oleh warga setempat dengan Harimau Bangkie ini melibatkan unsur kepolisian dan polsek setempat. Mengingat ketika akan evakuasi, binatang yang 80 persen hidupnya di dahan pohon tersebut, melakukan perlawanan.

"Saat mau di evakuasi, kita dibantu pihak Polsek langsung menembak dengan peluru bius, sehingga memudahkan kita melakukan pengecekan kesehatan hingga proses evakuasinya, "ungkap Safril.

Safril juga menjelaskan saat diamankan dan dievakuasi petugas BKSDA bersama pihak kepolisian dibantu warga setempat, terlihat kondisi harimau dahan tersebut sangat mengkhawatirkan, mengingat saat di lakukan pemeriksaan harimau malang tersebut mengalami dehidrasi dan kelaparan, setelah 3-4 hari lamanya ditangkap oleh warga karena meresahkan.

"Kondisinya sangat lemas dan kurang makan, tapi saat akan diamankan binatang tersebut masih sempat melawan, makanya di tembak dengan pleuru bius," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika disinggung proses selanjutnya, Safril menjelaskan pihaknya akan melalukan koordinasi dengan Taman Margasatwa Bukit Tinggi untuk melakukan pengecekan kesehatan dan perawatannya. Dan jika nanti sudah dinyatakan sehat, maka binatang buas tersebut akan kembali dilepas ke alam bebas dikawasan hutan lindung.

 "Pastinya kita lihat dulu kesehatannya, kalau sudah sehat akan kita lepaskan ke alam,"tutupnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga mengamankan harimau tersebut saat memasuki pekarangan rumah warga dan terjepit diantara dahan pohon kayu manis.

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas