Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jalur Khusus Atasi Antrean di SPBU Ketapang

Dinas ESDM Ketapang berencana akan membuat jalur khusus untuk pengguna langsung atau masyarakat umum yang akan membeli BBM

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Dinas ESDM Ketapang berencana akan membuat jalur khusus untuk pengguna langsung atau masyarakat umum yang akan membeli BBM di SPBU-SPBU di Ketapang.

Kabid Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Ketapang, Suratmin mengatakan, sebelum memberlakukan ketentuan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan SPBU dan Wahana Migas, agar persoalan antrean panjang yang selalu dikeluhkan masyarakat dapat diatasi.

"Kami punya rencana untuk membuat jalur khusus bagi pengguna langsung yakni masyarakat umum yang akan dipisahkan dari para penyedot. Hal ini akan dibahas dulu bersama pihak terkait, kita tidak bisa gegabah melaksanakannya," kata Suratmin, Rabu (17/10/2012) di ruang kerjanya.

Suratmin mengatakan akan tetap melakukan pengawasan terhadap antrean BBM di SPBU-SPBU. Namun ia mengaku dinas ESDM masih kekurangan tenaga di lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan tersebut.

"Kami juga masih kekurangan tenaga staf di lapangan, untuk melakukan pengawasan di SPBU-SPBU, kami juga tidak ada staf khusus bidang perminyakan," katanya.

Suratmin mengatakan, pihaknya tetap melakukan pemantauan di lapangan mengenai distribusi BBM bersubsidi SPBU-SPBU, disamping melakukan koordinasi dengan aparat terkait.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tetap melakukan pengawasan distribusi BBM di SPBU-SPBU, namun untuk mengatur antrean di SPBU ada pengelola SPBU itu sendiri," kata Suratmin.

Suratmin mengatakan untuk mengatur hal itu perlu perencanaan yang tidak perlu terburu-buru, pihak SDM berencana akan membahas jalur khusus tersebut pada akhir tahun 2012 ini.

"Ketapang memang ada kelebihan pasokan kuota BBM pertahunnya, untuk solar ada sekitar 13 persen dan bensin ada kelebihan sekitar 11 persen. Namun selalu saja ada antrean panjang di SPBU-SPBU," katanya.

Sebelumnya warga Ketapang mengeluhkan antrean panjang di SPBU-SPBU yang sudah berlangsung cukup lama, namun tidak ada tindakan nyata dari pemerintah daerah dan aparat.

Pantauan Tribun Pontianak (Tribun Network) di SPBU-SPBU antrean tidak begitu panjang lagi dari hari-hari sebelumnya, dan kios-kios eceran bensin banyak yang tidak menjual bensin.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas