KLH Berikan Bantuan 6 Unit IPAL Biogas Untuk Jember
Masyarakat bisa memanfaatkan alat ini secara komunal," ujar Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa KLH Barlin Abdurahman
TRIBUNNEWS.COM,JEMBER- Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan bantuan enam unit perangkat Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal) biogas ke Kabupaten Jember.
Ipal biogas itu ditempatkan di enam desa di enam kecamatan yakni Desa Pontang, Ambulu; Desa Kesilir, Wuluhan; Desa Karangharjo, Silo; Desa Purwosari, Gumukmas; Desa Mojosari, Puger dan Desa Glagahwero, Kalisat.
Ipal biogas ini merubah kotoran sapi menjadi biogas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara komunal. Karenanya, bantuan alat tersebut diberikan kepada daerah dengan jumlah populasi cukup banyak di Jember.
"Masyarakat bisa memanfaatkan alat ini secara komunal," ujar Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa KLH Barlin Abdurahman ketika berada di Jember, Kamis (1/11/2012).
Bantuan tersebut, kata Barlin, dikerjakan oleh pihak ketiga karena bantuan serupa juga diberikan kepada kabupaten/kota lain di Pulau Jawa. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat ikut mengawasi proyek tersebut.
"Kami minta diawasi jangan sampai mangkrak karena anggaran sudah kami sediakan untuk proyek ini. Harus dimanfaatkan secara maksimal karena bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup," tegas Barlin.
Proyek tersebut harus direalisasikan tahun ini.
Selain mendapatkan bantuan Ipal biogas, Jember juga mendapatkan bantuan bibit pohon yakni mangga, durian, matoa, sengon, mahoni dan jabon. Jumlah bibit itu mencapai ribuan bibit yang akan disebar di Kecamatan Rambipuji dan Tanggul.
Menurut Barlin, bantuan diberikan kepada 41 kabupaten/kota di Pulau Jawa dengan diawali di Jember, Jawa Timur. Kabupaten dan kota lain tersebar di Provinsi DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Bantuan yang diberikan antara lain pemberian bibit pohon, bibit mangrove di kawasan pesisir, Ipal biogas dan Ipal tinja.