Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Garong Brutal Aniaya Bos Rumah Makan

Petugas Polsek Pangkalanbalai Banyuasin masih melakukan penyelidikan terhadap

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Syaifuddin Zuhri

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALANBALAI - Petugas Polsek Pangkalanbalai Banyuasin masih melakukan penyelidikan terhadap tiga pelaku perampokan terhadap pemilik Rumah Makan Munai Serumpun, Rohim, warga Jl Langkar Umar Sidik Pangkalanbalai, Jumat (9/11/2012) dini hari. Polisi sudah mengantongi satu nama dari tiga pelaku.

"Kita masih melakukan penyelidikan di mana keberadaannya," kata Kapolsek Pangkalanbalai Iptu Agus Irwantoro kepada Sripoku.com, Sabtu (10/11/2012).

Satu nama ini belum dapat dipublikasikan karena dia menjadi target utama untuk ditangkap guna mengungkap kasus perampokan ini.

"Yang pasti, pelaku ini baru saja keluar penjara dengan kasus yang sama," katanya memberikan gambaran.

Petugas Sat Reskrim terus melakukan pengejaran dan mudah-mudahan dapat segera terungkap.

Seperti diketahui pemilik Rumah Makan Munai Serumpun, Rohim (59), dan istrinya Mutiah Farizah (51), warga Jl Laskar Umar Sidik Rt 14 Munai Serumpun Kelurahan Pangkalanbalai Kecamatan Banyuasin 3 Banyuasin babak belur.

Rekomendasi Untuk Anda

Suami istri ini, dianiaya tiga kawanan perampok yang beraksi di rumahnya, Jumat (9/11/2012) dini hari.

Akibat aksi brutal perampok tersebut, korban Rohim mengalami luka memar di tangan, badan dan kaki. Namun yang cukup parah korban Mutiah Farizah mengalami luka sobek di kepala dengan lima jahitan akibat sabetan pisau pelaku, mata bengkak, tangan memar dan badan luka lebam.

Keduanya dianiaya dengan kondisi tangan di ikat tali seling, mata dan mulut di tutup seprei bantal. Sedangkan anak korban Anisa selamat hanya diancam untuk tidak berteriak.

Setelah korban tidak berdaya kawanan rampok ini juga menguras harta benda milik korban diantaranya uang tunai Rp 5 juta, empat buah HP, dompet dan puluhan pak rokok berbagai merek.

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas