Tersangka Curat Diamankan Bersama Teman Kumpul Kebo
Mencoba kabur saat hendak ditangkap petugas, Di (27) akhirnya harus dilumpuhkan dengan
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Mencoba kabur saat hendak ditangkap petugas, Di (27) akhirnya harus dilumpuhkan dengan timah panas, Selasa (6/11/2012). Di merupakan buruan kasus curat. Sedikitnya, dia telah membobol 12 rumah.
Di ditangkap oleh jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru, di Siak Hulu, Kampar. Warga Jalan Sukarno Hatta ini ditangkap di rumah teman kumpul kebonya sekitar pukul 00.00.
Dikatakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar melalui kasat Reskrim AKP Arief Fajar Satria, penangkapan terhadap gembong curat ini tidak lepas dari pengembangan terhadap Ca (23). Dari keterangan Ca-lah polisi mengetahui kalau dia berasksi bersama Di.
Berdasarkan keterangan Ca, polisi melakukan pelacakan. Kemudian petugas berhasil mengendus keberadaan buruannya. Tanpa buang waktu, polisi langsung melakukan penangkapan. "Benar kita telah mengamankan tersangka. Dia kita amankan di Siak Hulu. Tersangka telah melakukan curat sebanyak 12 kali," kata kasat kepada wartawan, Jumat (9/11/2012).
Dijelaskan Kasat, saat hendak melakukan penangkapan, jajarannya mengepung lokasi persembunyian tersangka. Selanjutnya, setelah mendapat kepastian, polisi langsun melakukan penggerebekan.
Ternyata benar, tersangka berada di dalam rumah terwebut. Dia berada di dalam rumah bersama teman kumpul kebonya. Melihat kedatangan polisi, terangka berusaha melarikan diri melalui pintu belakang. Beruntung polisi bertindak sigap. Akhirnya, setelah dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kirinya, tersangka diamankan.
Berhasil menangkap buruannya, polisi lalu menggelandang Di bersama rekan kumpul kebonya ke Mapolresta, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk menjalani pwmeriksaan.
Berdasar hasil pemeriksaan sementara, tersangka emngunkapkan sudah beraksi di berbagai tempat. Di antaranya Jalan Imam Munandar, Jalan Paus dan Jalan Kapling.
Yang lebih nekad, tersangka biasa beraksi pada siang bolong. Barang menjadi incaran Di adalah laptop, uang dan handphone. Dari pengakuannya, tersangka juga pernah membobol rumah seorang anggota polisi.
Ditambahkan Kasat, kasus ini masih akan terus dikembangkan. Pasalnya, masih ada pelaku lain yang biasa beraksi bersama tersangka. "(Pelaku lain) masih terus kita buru," tegas Kasat.