Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Selingkuh, Celurit Bicara Pil Tewas dan Istri Terluka

Melihat lelaki yang membawa clurit kalap, Asis kabur meninggalkan motor yang dikendarainya

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM,PROBOLINGGO - Warga Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dikejutkan peristiwa pembunuhan, Senin (12/11/2012) pukul 11.30 wib. Dua orang berlainan jenis terkapar bersimbah darah di dua tempat berbeda.

Seorang lelaki yang diketahui bernama Asis, warga Dusun Talang kecamatan Sumberasih, tewas di tempat kejadian. Sedang Titin (36) warga jalan Klengkeng blok Kongsi, RT. 05/RW. 03, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo,kondisinya parah. Oleh warga setempat, kedua korban pembacokan ini dilarikan ke RSUD Tongas.

Dalam kejadian malam itu, Asis, mengalami luka bacok di bagian perut dan telinga. Akibatnya telinga kanaa pemuda lajang ini, putus dan usunya terburai. Sedang Titin, mengalami luka di tubuh bagian belakang, tepatnya di atas pinggul. Perempuan beranak empat ini, masih dalam perawatan tim medis RSUD setempat.

Tak berapa lama, pelaku pembacokan dua pasangan selingkuh ini, tertangkap. Temo (40) suami Titin, pelaku pembacokan pasangan selingkuh tersebut. Pria yang mengaku bekerja sebagai buruh tani ini, usai membacok, menyerahkan diri ke Mapolsekta Wonoasih, Polres Probolinggo Kota . Kemudian ia diamankan di Mapolresta dan selanjutnya digiring ke Mapolres Probolinggo (Kabupaten).

Kepada sejumlah wartawan, Temo mengaku menghabisi Asis, lantaran korban berselingkuh dengan Titin istrinya.

Malam itu, ia berpapasan dengan Asis yang membonceng istrinya di dekat tempat kejadian. Begitu melihat istrinya dibonceng lelaki lain, Temo yang mengaku naik bus langsung turun dan menghadang korban.

Temo yang mengenakan kaos hijau saat di Mapolresta, mengaku langsung membacok istrinya hingga roboh berdarah-darah di dekat sebuah toko pracangan. Melihat lelaki yang membawa clurit kalap, Asis kabur meninggalkan motor yang dikendarainya. Khawatir korban lari, Temo berusaha mengejarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar 100 meter dari tempat robohnya Titin (TKP pertama) tepatnya di jalan desa, Temo berhasil membacok Asis. Akibat sabetan clurit pelaku, korban jatuh tersungkur dan roboh di depan rumah salah satu warga desa setempat. Usai membacok, Temo kemudian meninggalkan kedua korban mengendarai motor yang dikendarai kedua korban.

“Saya pulang naik motor. Kendaraan yang dinaiki  korban, motor saya yang dipakai istri kerja,” aku Temo.

Pria yang memangaku anak pertamanya kelas tiga sebuah SMA ini, membacok istri dan lelaki selingkuhannya, lantaran amarahnya memuncak dengan ulah istrinya yang suka pulang kerja malam.

Temo mengatakan, malam itu mencari istrinya, karena tidak kuat dengan tangisan anak keempatnya yang masih berusia dua tahun. Temo kemudian mencari istrinya yang diketahui selingkuh dengan pria lain, lima hari sebelumnya.

Kanit buser wilayah barat, Aiptu Beni Sugiaro menjelaskan kasus ini masih dalam penyelidikan. Ia mengaku masih belum mengetahui latar belakang pembacokan tersebut.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas