Okupansi KA Capai 100 Persen
meningkatkan tingkat okupansi penumpang kereta api (KA)
Editor:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM BANDUNG, - Akhir pekan panjang (long weekend) Tahun Baru Hijriah 1434, yang berlangsung dari Kamis (15/11/2012) hingga Minggu (18/11/2012), meningkatkan tingkat okupansi penumpang kereta api (KA).
Menurut Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setyo Prayitno pemesanan tiket KA jarak jauh ke arah timur yaitu Yogyakarta, Solo, Malang, dan Surabaya meningkat. Meski demikian, para pengguna jasa KA dapat memperoleh tiket karena adanya pemberlakuan pemesanan tiket pada H-90.
Berdasarkan data, hingga keberangkatan Rabu (14/11/2012) siang, rata-rata okupansi rute ke timur mencapai 100 persen. Rangkaian KA yang tingkat okupansinya habis dipesan antara lain, KA Lodaya Malam Yogyakarta-Solo, KA Malabar tujuan Malang, KA Turangga Eksekutif ke Surabaya, Mutiara Selatan tujuan Surabaya, dan KA Harina tujuan Cirebon-Tegal-Semarang.
Pada pemberangkatan Kamis (15/11/2012), tingkat okupansi 100 persen adalah rangkaian KA Argowilis, Lodaya Pagi, KA Mutiara Selatan, Turangga, dan Malabar. Sedangkan yang 80 persen adalah KA Harina
Laris manisnya tiket pun terjadi pada pemberangkatan Sabtu (17/11/2012) dan Minggu (18/11/2012). "Rata-rata, tingkat pemesanan tiket pada pemberangkatan tersebut 80-95 persen," ujar Bambang.
Meningkatnya volume penumpang, membuat PT KAI melakukan berbagai langkah antisipasi. Di antaranya, menambah rangkaian sebanyak 1-3 gerbong untuk setiap rangkaian.
Sementara untuk rute barat, okupansi KA Argoparahyangan rata-rata 70 persen. Umumnyapara pengguna jasa mereservasi tiket pada H-7 sampai H-3 hari sebelum keberangkatan.
Bambang memprediksi, penumpang KA rute Bandung-Jakarta meningkat pada Sabtu-Minggu (18/11 karena merupakan hari terakhir libur panjang serta faktor kemacetan ruas tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi). (win)
Koran Futuristik dan Elegan
Klik Tribun Jakarta Digital Newspaper
Berita Terkini Lainnya
Baca tanpa iklan