Tim Data IA Desak KPU Umumkan Tambahan DPS
Ketua Tim Data Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Ketua Tim Data Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), Hamka Hidayat, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel mengumumkan tambahan daftar pemilih sementara (DPS) dari 6,2 juta calon pemilih.
Hamka Hidayat yang juga mantan Ketua KPU Palopo menyampaikan kepada wartawan di Warkop Pitstop, Jl Boulevard, Panakkukang, Makassar, Jumat (16/11/2012).
"Kami desak KPU umumkan daftar pemilih tambahan. Sesuai tahapan, KPU wajib diumumukan itu pada 11 November lalu, tapi sampai sekarang kan belum ada. Harusnya KPU umumkan by name berapa calon pemilih dari DPS ke DPT karena hari ini penetapan DPT di tingkat PPS, kalau KPU Sulsel nanti kah tinggal mengumumkan rekapnya," kata Hamka Hidayat.
Desakan Hamka, menyusul usulan KPU Gowa beberapa hari lalu untuk menambah 42 tempat pemungutan suara (TPS). Usulan KPU Gowa terbesar di antara kabupaten lainnya di Sulsel dengan alasan lonjakan pemilih, akses pemilih dan geografi TPS.
Menurut Hamka, alasan penambahan TPS dapat ditelusuri melalui pengumuman KPU terkait tambahan DPS ke DPT. Hamka berharap KPU merasionalkan usulan jumlah TPS sebagaimana tambahan DPS tersebut khususnya di Gowa.
"Sepanjang ini rasional, itu tidak apa-apa. Tapi kan DPS sekarang hanya 6,2 juta, sebelumnya, KPU Sulsel mengasumsikan 6,5 juta pemilih dan itulah dasarnya menyusun anggaran untuk logistik. Artinya kalau DPS kurang maka TPS bisa berkurang. Gowa ini kan justru menambah 42 TPS, kalau bertambah DPS, nah ini yang harus dipublish KPU," Hamka menambahkan.